Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Lebih Sehat Mana, Bernapas Lewat Mulut atau Hidung?


0

Kita melakukan pernapasan sekitar 18 kali per menit, 1.080 kali dalam satu jam, dan 25.920 kali dalam sehari.

672.768.000. Itu adalah jumlah rata-rata tarikan nafas yang akan kamu lakukan seumur hidup bila mencapai usia 80 tahun. Dan untuk sesuatu yang dilakukan  sesering itu, kita sebaiknya melakukannya dengan benar.

Manusia dirancang untuk bernafas melalui hidung, namun banyak dari kita malah bernafas melalui mulut. Hal ini menimbulkan berbagai masalah kesehatan dari alergi rhinitis sampai sleep apnea atau gangguan pernafasan saat tidur.

Seperti yang dilansir dari kompas.com, Jumat (18/08/2017) menurut Dr. Lewis Ehrlich, hidung merupakan jalur pertahanan utama untuk melawan bakteri dan racun di udara yang kamu hirup.

"Di dalam saluran hidung ada banyak mekanisme penyaringan yang berperan. Bila kita memanfaatkan ini, kita bisa menghangatkan, menyaring dan melembabkan udara yang kita hirup. Ini mengurangi kemungkinan alergi, demam, pembesaran amandel dan masalah pernapasan kronis lainnya,” jelasnya.

Lalu apa yang terjadi saat Anda melewati proses filtrasi ini? Tubuh kamu bergantung pada amandel sebagai "garis pertahanan terakhir." Ini bisa memperbesarnya, meningkatkan kemungkinan infeksi dan menyebabkan kesulitan bernafas di malam hari. Tentu ini bukan lah hal bagus.

Selain itu, bernapas melalui hidung kamu merangsang produksi oksida nitrat, sebuah pengatur untuk membantu menurunkan tekanan darah. Oksida nitrat juga bekerja membunuh bakteri dan menjaga sinus tidak terkena infeksi.

“Bernafas lewat mulut cenderung kehilangan manfaat ini dan pada umumnya akan merasakan adanya kemacetan di sinus dan memiliki infeksi yang lebih sering,” tambah Ehrlich.

Sedangkan dengan pernapasan melalui hidung, berarti kamu akan?

1. Berdiri lebih tinggi

Postur tubuh akan terpengaruh bila kita bernafas lewat mulut. Mereka yang bernafas dengan mulut umumnya memajukan mukanya lebih ke depan sehingga akan terjadi ketegangan otot di sekitar leher, kepala dan rahang, dan membuat tubuh tidak tegak sepenuhnya.

2. Lebih bahagia

Kamu bisa lebih mengendalikan stres dan kecemasan dengan bernafas lebih dalam, dan hal ini bisa dicapai bila kita bernafas dengan hidung.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Neuroscience juga menemukan cara-cara di mana bernafas mempengaruhi area otak yang mengatur emosi memori.

Responden diperlihatkan foto wajah yang menunjukkan rasa kaget atau takut dan diminta menyebutkan emosi itu saat nafas mereka direkam.

Hasilnya, mereka bisa lebih akurat mengidentifikasi rasa takut saat menghirup nafas melalui hidung mereka, yang berarti bisa menghasilkan respons yang lebih cepat terhadap bahaya.

3. Melindungi gigi dan gusi

Pernapasan melalui hidung mengurangi risiko kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Bila mulut kamu tertutup, maka air liur bisa bekerja membersihkan gigi dan gusi kamu. Enzimnya juga membantu menetralkan asam di mulut yang bisa membusuk gigi dan menyebabkan bau mulut.

4. Mengurangi perawatan gigi ke dokter

Saat kita bernapas melalui hidung kita, lidah kita berada di langit-langit mulut yang bisa mengurangi kebutuhan akan perawatan ortodontik yang mahal - sekaligus mencegah kambuh setelah kawat gigi dilepas.

Jika kamu bernafas lewat mulut, lidah kamu turun dari langit-langit mulut ke bagian bawah mulut dan tekanan dari pipi bisa menyebabkan berubahnya susunan gigi.

5. Tidur lebih nyenyak

Jika Anda sering bangun di malam hari untuk buang air kecil, mungkin peyebabnya adalah karena bernafas lewat mulut. Sedikitnya karbon dioksida yang dikeluarkan melalui pernafasan mulut dapat menyebabkan otot-otot halus, seperti kandung kemih Anda, berkontraksi, sehingga Anda lebih mungkin bangun dan perlu pergi ke kamar kecil.

Bernafas lewat hidung juga mengurangi resiko sleep anea, suatu kondisi dimana lidah menghalangi jalan napas dan mengakibatkan dengkuran. Dan mendengkur tidak hanya menyebalkan, tapi juga berbahaya.

Sleep apnea dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan jangka panjang seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, dan peningkatan risiko kecelakaan di jalan.

Nah, gimana Sobiz? Masih mau mengandalkan bernapas dengan mulut?

(***)

Sumber: kompas.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Akhir Pekan Tiba, Yuk Kuliner di Sini!

Selain kebutuhan primer, kuliner perlahan berubah menjadi industri gaya hidup dan perkembangan industri kreatif yang mengedepankan nilai-nilai kreatifitas, estetika, tradisi, dan budaya.  ...

Luncurkan “Shopee Mall”, Shopee Gandeng Platform Khusus 500 Brand Ternama

Shopee resmi meluncurkan Shopee Mall di Indonesia, sebuah platform khusus yang menampilkan ribuan produk secara eksklusif dari brand dan peritel ternama. Shopee Mall akan memberikan pengguna akses ...

Fakta Ibu Milenial Suka Belanja Online

Ibu milenial suka belanja online lewat Shopee, Instagram, Lazada, Tokopedia, dan Facebook, atau yang lainnya. Kebanyakan ibu milenial membeli kebutuhan untuk anak, padahal platform ini berisiko kar ...

8 Profesi Menjanjikan Tanpa Harus Ada Titel Sarjana

Bisa berkuliah di universitas favorit sepertinya masih menjadi salah satu cita-cita setiap orang. Meskipun biaya untuk kuliah tidak sedikit. Mereka yang memilih untuk Kuliah, percaya bahwa dengan mera ...

Keren! Mahasiswa ITS Ciptakan Kaos Berteknologi Augmented Reality

Empat mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil membuat kaos yang diintegrasikan dengan teknologi Augmented Reality pada Android. Tak hanya itu, kaos kreasi dari Muhamma ...

Cara Cerdas Tangkal Hoax di Internet

"Hoax lagi, hoax lagi" Informasi bohong atau hoax di internet memang menjadi momok menyebalkan saat makin derasnya arus informasi di era digital. Masyarakat atau netizen diharapkan dapat men ...

Jawaban Kebingungan Banyak Orang Tentang Kondisi Ekonomi RI

Mungkin ini jawaban paling tepat dari semua pertanyaan tentang ekonomi Indonesia. Banyak orang bingung melihat satu persatu ritel tutup. Mulai 7-Eleven hingga Lotus dan Debenhams semua ditutup. Mun ...

Sambut Halloween, Kineforum Gelar 'Parade Teror'

Menjelang pertengahan Oktober, bioskop alternatif Kineforum di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, menggelar program penayangan film bertajuk “Parade Teror”.  Program berlangsung pada ...

CEO Bukalapak Terpilih Jadi Portraits Indonesia Most Admired CEO

Founder sekaligus CEO Bukalapak Achmad Zaky terpilih menjadi salah satu tokoh dalam Portraits Indonesia Most Admired CEO 2017. Portraits Indonesia Most Admired CEO 2017 merupakan buku berisi 30 kis ...

Bayar Tol Wajib Non Tunai, Kartu e-Money Dibagikan Gratis Senin Depan

Direktur Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Pungky Wibowo mengatakan, kartu uang elektronik (e-Money) dari lima bank penerbit akan digratiskan se ...