Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Jokowi: Pengusaha Jangan Hanya Pegang Uang, Investasikan!


0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya pesan khusus kepada pengusaha saat menghadiri Farewell Party Amnesti Pajak yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Acara ini secara khusus memang dihadiri oleh pengusaha dari beberapa asosiasi seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Selain dari kalangan pengusaha, acara ini juga dihadiri sejumlah bankir dari Himpunan Bank-bank Negara (Himbara), Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. 

Lalu apa pesan Jokowi?

"Saya hanya mengajak pada saudara sekalian, jangan hanya pegang uang, investasikan. Ini saatnya," tegas Jokowi. 

Salah satu alasannya menurut Jokowi adalah kondisi ekonomi Indonesia saat ini lebih stabil dibandingkan sebelumnya. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,02 persen. Pencapaian ini menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga di dunia dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di bawah China dan India.

Tidak hanya itu, laju inflasi juga sudah bisa dikontrol oleh pemerintah. Di tahun 2015, angka inflasi mencapai 3,35 persen. Sedangkan data realisasi di 2016 angka inflasi hanya 3,02 persen.

Lalu Jokowi mencoba menerka apa yang terjadi di Indonesia di tahun 2045 mendatang. Prediksi Jokowi, di tahun 2045 ekonomi Indonesia adalah yang kelima terbesar di dunia. Angka Produk Domestik Bruto (PDB) di tahun tersebut akan naik menjadi Rp 120.000 triliun dengan pendapatan rata-rata 29.000 dolar AS per kapita.

"Percaya saya. Ini saatnya. Jangan sampai nanti yang mengambil manfaat, peluang, opportunity itu dari luar, jangan salahkan saya, jangan salahkan pemerintah. Karena saya pastikan bapak ibu tahu betul peluang yang ada di negara kita apa," ucapnya. 

Belum lagi kondisi Indonesia sekarang yang lebih kondusif misalnya demonstrasi berjalan damai dan lain-lain. Namun ada beberapa yang perlu segera diperbaiki pemerintah misalnya waktu tunggu bongkar muat atau dwelling time masih lama yang menyebabkan ongkos logistik masih cukup tinggi.

"Meskipun di situ masih ada persoalan, biaya masih tinggi. Itu akan kita kejar agar competitiveness kita menjadi semakin baik," jelasnya.

(***)

Sumber: kumparan.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Seniman Indonesia Bersinar di Beijing International Art Biennale 2017

Seniman Indonesia kembali bersinar di ajang internasional. Kali ini lewat Paviliun Indonesia, 18 seniman Tanah Air bakal memajang karya di Beijing International Art Biennalle (BIAB) yang ke-7 pada 24 ...

List Daftar Investasi Bodong yang Sudah Dilarang Beroperasi

Satuan Tugas (Satgas) waspada investasi telah menghentikan kegiatan usaha 48 entitas sejak Januari - September 2017. Penghentian dilakukan karena entitas yang dihentikan diduga melanggar ketentuan per ...

Hati-hati Sekarang Promosi "Senin Harga Naik" Bisa Dipidana

Dalam mempromosikan produk properti, tak jarang pengembang kerap menaikkan harga rumah atau apartemen yang dipasarkan. Kampanye promosi "Senin Harga Naik", bahkan memenuhi ruang-ruang priv ...

Sekarang Wajib Pajak Mesti Laporkan Seluruh Aset

Pemerintah menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) atas penghasilan tertentu yang bersifat final. Ini dengan pertimbangan memberi kepastian hukum dan kesederhanaan terkait pengenaan Pajak Penghasilan atas ...

Studi Ungkap Kesamaan Pekerjaan Pertama Para Miliarder Dunia

Sebuah studi menemukan bahwa ada kesamaan pekerjaan pertama yang dilakukan oleh 100 orang terkaya di dunia. Lebih banyak miliarder yang memiliki pekerjaan pertama sebagai tenaga pema ...

5 Desainer Indonesia Siap Unjuk Gigi di Dubai Fashion Week 2017

Mungkin sudah menjadi impian semua desainer untuk bisa tampil di pertunjukkan fashion internasional. Tak terkecuali para desainer Indonesia yang mungkin selama ini namanya masih asing di telinga publi ...

Hore! Top-up e-Money Batal Kena Biaya

Rencana penerapan biaya (fee) untuk isi ulang uang elektronik (e-Money) dibatalkan. Top-up e-Money tetap gratis. Menurut Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Suprajarto, Himpunan Bank ...

Bisnis Toko Online dan Offline Sama-sama Naik

Sejumlah perusahaan ritel, seperti Matahari, mulai menutup sebagian tokonya. Bahkan perusahaan ritel 7-eleven (sevel) menutup seluruh tokonya di Indonesia. Di sisi lain bisnis toko online atau e-comme ...

Ini Penjelasan Pembelian Barang Mewah Kena Hitungan Bea Masuk dan Pajak Impor

Pembelian barang-barang mewah dari luar negeri dipastikan akan kena hitungan bea masuk dan pajak impor barang penumpang. Sehingga masyarakat diharapkan bisa mengikuti aturan dengan benar.Aturan pengen ...

Hore! Garuda Indonesia Buka Penerbangan Nonstop Jakarta-London

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengoperasikan penerbangan Jakarta-London (Pulang-Pergi/PP) secara nonstop mulai 31 Oktober 2017. Langkah ini dilakukan perseroan untuk meningkatkan konektivitas ...