Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Go Digital! Kemenpar Gandeng Adobe Demi Targetkan 15 Juta Wisatawan


0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) gandeng Adobe System Inc dalam mewujudkan target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara.

Adobe System Inc adalah sebuah perusahaan digital teknologi yang berpusat di San Jose, California.

“Prinsip dari go digital adalah more digital more personal, more digital more Professional, more global. Karenanya kita gandeng Adobe. Dengan sarana cloud Adobe akan meningkatkan strategi transformasi digital dan menghubungkan mereka dengan wisatawan yang melek digital,” jelas Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dilansir dari infonawacita, Rabu (23/08/2017).

Program go digital ini juga menjadi salah satu dari tiga program prioritas yang sedang terus diupayakan oleh Kemenpar bersama Air Connectivity dan Homestay Desa Wisata.

Dengan terhubung Adobe Experience Manager, menurut Arif ini akan membuat Wonderful Indonesia semakin bagus.

Sinergi dengan berbagai maskapai penerbangan juga bisa dengan cepat dijalin. Semuanya bisa saling bertukar informasi secara cepat dan akurat.

“Sebagai langkah awal kita akan menjalin kemitraan dengan 10 maskapai penerbangan, termasuk Garuda Indonesia dan Air Asia,” katanya.

Cara Kerja Adobe

APAC Managing Director and Public Sector for Adobe, Tony Katsabaris, menyambut baik rajutan kerjasama ini.

Dampaknya diyakini bakal sangat dahsyat lantaran kekuatan internet dan media sosial akan didukung dengan story telling dari wisatawan.

Pengalaman digital akan dishare kemana-mana. Semua seperti diajak merasakan dan melihat langsung destinasi keren yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Dan hal ini, diyakini bakal sangat efektif mengingat wisatawan selalu suka berbagi foto dan video yang diambil dari perjalanan mereka.

Dan Adobe akan memfasilitasi dan memperluas kemampuan orang-orang untuk berbagi pengalaman perjalanan dengan masyarakat yang lebih luas dari pada sebelumnya.

“Industri pariwisata dapat berkembang, dan dapat menawarkan konten terbaru dan tepat sasaran, dan semuanya bisa dilakukan dalam waktu singkat,” jelas Tony.

Hal yang sangat masuk akal mengingat lebih dari 97 persen dari masyarakat berbagi foto dan video dari perjalanan mereka di media online. Dan Adobe, akan menerjemehkannya dengan perangkat Livefyre, yang merupakan bagian dari Adobe Experience Manager.

“Livefyre akan membantu Kemenpar dalam memanfaatkan kekuatan isi pengguna secara umum, kemampuannya dapat menyaring miliaran konten media sosial yang dibuat para wisatawan setiap hari,” katanya.

Fitur ini juga secara rutin akan menyajikan arus informasi terbaru tentang pengalaman para wisatawan yang sebenarnya, dan bisa di-share untuk wisatawan lain.

“Secara bersamaan, Adobe Analytics bisa memberikan analisa yang mendalam terkait lalu lintas ke situs internet dan para pengunjung atau visitors. Hal ini bisa dijadikan data untuk menyasar dan menarik minat wisatawan baru,” jelas Tony.

(***)

Sumber: infonawacita.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Seniman Indonesia Bersinar di Beijing International Art Biennale 2017

Seniman Indonesia kembali bersinar di ajang internasional. Kali ini lewat Paviliun Indonesia, 18 seniman Tanah Air bakal memajang karya di Beijing International Art Biennalle (BIAB) yang ke-7 pada 24 ...

List Daftar Investasi Bodong yang Sudah Dilarang Beroperasi

Satuan Tugas (Satgas) waspada investasi telah menghentikan kegiatan usaha 48 entitas sejak Januari - September 2017. Penghentian dilakukan karena entitas yang dihentikan diduga melanggar ketentuan per ...

Hati-hati Sekarang Promosi "Senin Harga Naik" Bisa Dipidana

Dalam mempromosikan produk properti, tak jarang pengembang kerap menaikkan harga rumah atau apartemen yang dipasarkan. Kampanye promosi "Senin Harga Naik", bahkan memenuhi ruang-ruang priv ...

Sekarang Wajib Pajak Mesti Laporkan Seluruh Aset

Pemerintah menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) atas penghasilan tertentu yang bersifat final. Ini dengan pertimbangan memberi kepastian hukum dan kesederhanaan terkait pengenaan Pajak Penghasilan atas ...

Studi Ungkap Kesamaan Pekerjaan Pertama Para Miliarder Dunia

Sebuah studi menemukan bahwa ada kesamaan pekerjaan pertama yang dilakukan oleh 100 orang terkaya di dunia. Lebih banyak miliarder yang memiliki pekerjaan pertama sebagai tenaga pema ...

5 Desainer Indonesia Siap Unjuk Gigi di Dubai Fashion Week 2017

Mungkin sudah menjadi impian semua desainer untuk bisa tampil di pertunjukkan fashion internasional. Tak terkecuali para desainer Indonesia yang mungkin selama ini namanya masih asing di telinga publi ...

Hore! Top-up e-Money Batal Kena Biaya

Rencana penerapan biaya (fee) untuk isi ulang uang elektronik (e-Money) dibatalkan. Top-up e-Money tetap gratis. Menurut Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Suprajarto, Himpunan Bank ...

Bisnis Toko Online dan Offline Sama-sama Naik

Sejumlah perusahaan ritel, seperti Matahari, mulai menutup sebagian tokonya. Bahkan perusahaan ritel 7-eleven (sevel) menutup seluruh tokonya di Indonesia. Di sisi lain bisnis toko online atau e-comme ...

Ini Penjelasan Pembelian Barang Mewah Kena Hitungan Bea Masuk dan Pajak Impor

Pembelian barang-barang mewah dari luar negeri dipastikan akan kena hitungan bea masuk dan pajak impor barang penumpang. Sehingga masyarakat diharapkan bisa mengikuti aturan dengan benar.Aturan pengen ...

Hore! Garuda Indonesia Buka Penerbangan Nonstop Jakarta-London

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengoperasikan penerbangan Jakarta-London (Pulang-Pergi/PP) secara nonstop mulai 31 Oktober 2017. Langkah ini dilakukan perseroan untuk meningkatkan konektivitas ...