Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Semester I 2017, Pendapatan Digital Telkom Tumbuh Melesat


0

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menunjukkan kinerja positif pada semester I 2017. Hal tersebut ditandai dengan pendapatan dari lini Data, Internet dan IT Service untuk pertama kalinya melampaui pendapatan dari lini Cellular, Voice dan SMS.

Pada semester I 2017 Telkom mencatat pendapatan dari Data, Internet dan IT Service sebesar Rp 27,12 triliun, sedangkan Cellular Voice & SMS sebesar Rp 26,02 triliun.

"Selain itu, kontribusi bisnis Data, Internet dan IT Service terhadap keseluruhan pendapatan Perseroan juga meningkat menjadi sebesar 42,4 persen atau tumbuh 19,8 persen," ujar Direktur Keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Harry M Zen, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (7/8).

Peningkatan pendapatan dari Cellular Voice dan Data, Internet dan IT Service tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah pelanggan seluler dan lonjakan traffic mobile data yang mencapai 118,7 persen.

"Pelanggan seluler saat ini mencapai 178 juta atau tumbuh 13,1 persen dibandingkan akhir periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Telkomsel selaku entitas anak usaha, juga mampu mempertahankan kinerjanya dan membukukan pertumbuhan triple double digit. Pendapatan Telkomsel tumbuh sebesar 11,9 persen, EBlTDA sebesar 14,0 persen dan laba bersih sebesar 15,6 persen secara Year on Year (YoY). Pada Semester l-2017 pendapatan Telkomsel mencapai Rp 45,99 triliun, EBlTDA Rp 27,19 triliun dan laba bersih Rp 15,50 triliun.

Kontribusi pendapatan Bisnis Digital Telkomsel memperlihatkan pertumbuhan yang berarti, yakni sebesar 26,9 persen menjadi Rp 18,07 triliun. Sepanjang Semester l 2017, pelanggan Telkomsel tumbuh sebesar 13,1 persen menjadi 178 juta pelanggan.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut sejalan dengan perluasan dan penguatan jaringan Telkomsel dengan layanan 3G/4G melalui penambahan sebanyak 17.538 BTS baru. Total BTS Telkomsel pada akhir Semester I-2017 adalah 146.571 BTS dimana sebesar 65,7 persennya merupakan BTS yang mampu memberikan layanan 3G/4G.

Selama semester l tahun 2017, beban Perseroan mengalami peningkatan sebesar 10,0 persen dari Rp 36,57 triliun pada tahun lalu menjadl Rp 40,23 triliun. Beban operasional dan pemeliharaan menjadi kontributor utama kenaikan beban Perseroan, yang meningkat sebesar 13,8 persen dari periode tahun lalu menjadi Rp 18,41 triliun. Peningkatan beban operasional dan pemeliharaan ini sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur jaringan untuk mendukung performansi mobile business dan bobadband.

Hingga akhir Semester l-2017 Telkom Group telah membelanjakan capital expenditure (Capex) sebesar Rp 13,0 triliun. Capex terutama dimanfaatkan untuk mendukung bisnis broadband, baik fixed maupun mobile, seperti pembangunan infrastruktur backbone fiber optic, pembangunan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel, pembuatan satelit, penggelaran infrastruktur kabel laut lintas benua (IGG dan SEA-US) dan menara telekomunikasi.

Harry berharap Telkom dapat mempertahankan kinerja yang cukup menggembirakan pada Semester 1-2017. ”Pencapaian pada Semester l-2017 ini diperoleh berkat kuatnya kinerja Perseroan pada periode sebelumnya, kami berharap, momentum pertumbuhan ini dapat kami pertahankan pada semester selanjutnya," pungkasnya. 

(***)

Sumber: merdeka.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Balai Ekonomi Desa (Balkondes): Presiden RI Joko Widodo Apresiasi Upaya BUMN Membangun Ekonomi Masyarakat di Wilayah Pariwisata Candi Borobudur

Presiden RI Joko Widodo mengapresiasi peran aktif Badan Usaha milik Negara (BUMN) dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat melalui pembangunan Balai Ekonomi Desa (Balkondes). Apresiasi tersebut dis ...

Strategi Telkomsigma Dukung Digitalisasi Perbankan

Di era disrupsi digital yang kian berkembang, industri perbankan menghadapi berbagai tantangan yang begitu kompleks. Mulai dari pasar yang semakin kompetitif, regulasi pemerintah yang selalu mengalami ...

ATM di Indonesia Kembali Online, Satelit Telkom 1 Pulih 100 Persen

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memastikan bahwa 100 persen layanan konektitas pelanggan sudah kembali normal. Dengan demikian, seluruh ATM di Indonesia sudah kembali online. Pada Minggu (10/9/20 ...

Rudiantara: Jangan Berspekulasi Soal Anomali Telkom 1

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi terkait anomali yang dialami satelit Telkom 1 pada 25 Agustus 2017. "Saya minta kepada s ...

Telkom Optimistis dengan Laju Bisnis e-Commerce Besutannya

Meski PT XL Axiata dan PT Indosat Ooredoo sudah hengkang dari bisnis online, Telkom masih  optimistis dengan laju bisnis e-commerce besutannya, blanja.com. Arief Prabowo, selaku VP Corpora ...

Telkomsel Bangun Jaringan 4G di Morotai

PT Telekomunikasi Selular kembali membuka akses telekomunikasi di Desa Momojiu Morotai Maluku Utara dengan menghadirkan jaringan 4G LTE termasuk mendirikan Base Transceiver Station (BTS) di lokasi ter ...

Keunikan Rumah Kreatif BUMN (RKB) Binaan Telkom di Banten

Diawali dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rumah Kreatif BUMN (RKB) mempunyai misi untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang focus untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Rumah Kr ...

Telkom Dukung Fasilitas Internet di 10 Destinasi Pariwisata

PT Telkom Indonesia berkomitmen mendukung program-program pemerintah termasuk dalam pengembangan pariwisata di tanah air. BUMN yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi itu pun berupa ...

Begini Cara Telkom Dukung Pengembangan UKM Indonesia

PT Telkom Indonesia terus berupaya mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memiliki daya saing dan bisa memasarkan produknya hingga ke mancanegara. Untuk itu, Telkom memanfaatkan media niaga da ...

Blanja.com Dapat Kucuran Dana Dari Telkom

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mulai mengucurkan dana segar bagi Blanja.com guna bisa bersaing di ranah eCommerce nasional. Telkom adalah pemilik 60% Blanja.com, sedangkan sisanya adalah ...