Chat with Us

Aktifkan STARBOX

WhatsApp Status Stories Bantu Peluang Bisnis Baru


0

Memang sudah lama WhatsApp mengumumkan pembaruan fitur Status miliknya. Tampilan fitur ini mirip dengan Snapchat dan Instagram Stories. “Ini adalah format yang telah diadopsi secara luas, dan kami mengadopsi itu juga,” ujar Randal Sarafa, Manajer Produk WhatsApp, seperti dikutip dari Techinasia.com. Sarafa mengklaim, produk besutannya memiliki daya tarik yang membuatnya unik bila disandingkan dengan pesaingnya.

Sayangnya, sejak kali pertama dirilis, WhatsApp status mendapat banyak kritikan dari para penggunanya. Umumnya, kritik ini menyebut WhatsApp hanya meniru para pendahulunya. Bahkan, mereka mengatakan fitur WhatsApp ini tidak lebih baik dari Instagram dan Snapchat. Benarkah demikian? Mari kita cari tahu lebih tentang menariknya WhatsApp Stories untuk lahan bisnis kamu.

Fitur WhatsApp Status sebetulnya memiliki beberapa kelebihan. Apa saja?

WhatsApp Unggul dengan video berdurasi 45 detik

Sumber: Techinasia


Fitur Boomerang lebih mudah digunakan

Sumber: Techinasia

WhatsApp dilengkapi dengan enskripsi end-to-end

Sumber: Techinasia

Sistem keamanan ini menjamin tidak adanya orang lain yang bisa melihat setiap pesan, panggilan, gambar, video ataupun berbagai macam bentuk berkas, kecuali si penerima. Pembaruan di Status pun hanya dapat dilihat oleh orang yang memiliki nomor kontak pribadi si pengguna.

Meski bukanlah hal baru, tampilan fitur WhatsApp Status yang mirip dengan Stories ini sejatinya menggantikan gaya lama dari pembaruan status pada aplikasi tersebut. Pembaruan status yang tadinya hanya berupa teks, kini hadir dengan lebih ekspresif dari sebelumnya.

WhatsApp Stories lahan bisnis baru?

Penambahan fitur ini sebenarnya bisa membuka peluang bisnis baru bagi WhatsApp, seperti halnya Instagram yang telah memonetisasi fitur Stories. Tapi, CEO WhatsApp Jan Koum dan sang Co-Founder Brian Acton bersikeras menolak adanya iklan di aplikasinya sejak pertama kali WhatsApp muncul.

Namun, empat tahun berselang, WhatsApp seperti lupa dengan omongan yang terdahulu. WhatsApp menyatakan akan membantu Facebook untuk beriklan dengan menggunakan data pengguna WhatsApp. Sebelumnya di tahun 2014, Facebook telah membeli WhatsApp senilai US$19 miliar (sektar Rp253 triliun).

Dikabarkan bahwa WhatsApp tengah menguji coba fitur pesan khusus untuk bisnis. Hal ini menjadi pertanda bawah WhatsApp serius dalam mengumpulkan pundi-pundi uang.

Buat sobiz yang ingin mencoba peluang bisnis lewat Status. Yuk kita coba peluang satu ini. ;)

(***)

Sumber: Techinasia.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Nokia 8 Versi RAM 6 GB Siap Meluncur Bulan Depan

Hadirnya Nokia 8 sempat diremehkan karena hanya memiliki RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB. Kini HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia, resmi mengkonfirmasi kehadiran Nokia 8 dengan RAM 6 GB dan memor ...

Bill Gates Menyesal Soal Ctrl-alt-del, Kenapa?

Ada beberapa kombinasi tombol keyboard yang bisa dimanfaatkan di sistem operasi Windows, di antaranya ctrl-alt-del. Namun Bill Gates menyesal telah membuat kombinasi tersebut. Ctrl-alt-del jika dit ...

Kini Google Makin Fasih Berbahasa Jawa & Sunda

Keterbatasan bahasa sering menjadi kendala serius dalam kehidupan manusia. Salah satunya ketika berselancar di dunia maya. Meski ditetapkan sebagai bahasa internasional, nyatanya memang masih banyak b ...

CEO Apple: iPhone Bukan untuk Orang Kaya

Gadget Apple dikenal mahal, apalagi dengan gosip iPhone 8 harganya paling tinggi dibanding generasi iPhone selama ini. Namun demikian, CEO Apple Tim Cook menegaskan produknya bukan hanya untuk orang k ...

Google Play Protect, Sertifikasi Perangkat Android Bebas Malware Ala Google

Google baru saja meluncurkan tool baru bernama Google Play Protect. Melalui tool ini, Google dapat memperingatkan pengguna apabila menemukan aplikasi yang memiliki malware di dalamnya. Terkini, per ...

Kenapa Harga Smartphone Masih Mahal? Cek Dulu 2 Hal ini!

Aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dijalankan pemerintah untuk produk Handphone, Komputer, dan Tablet (HKT) berbasis teknologi 4G tak terasa sudah berlaku selama setahun. Peraturan M ...

Berapa Gaji Rata-rata Karyawan Google?

Bekerja di kantor pusat Google di Mountain View adalah impian banyak orang, utamanya yang memiliki ketertarikan di sektor teknologi. Selain suasana kantor yang santai dan sehat, para pegawai Google ju ...

Rencana Google Beli Samsung, Hingga Siapkan Dana Rp 4,7 Triliun

Google sebagai salah satu raksasa teknologi dunia memiliki keunggulan dalam berbagai bidang, mulai dari mesin peramban (search engine) hingga sistem operasi mobile berbasis Android. Nah, kabarnya Goog ...

Deretan Inovasi Berbasis Smartphone Terbaik untuk Kesehatan Manusia

Apakah air yang ada di tangan kita aman untuk diminum? Apakah sakit yang anda derita dan apakah sakit kepala anda serius? Teknologi baru mampu mengubah ponsel pintar atau smartphone menjadi laboratori ...

Cobain Deh! 10 Aplikasi Penerjemah Wajib Buat Para Traveler

Siapa sih di antara kamu yang tidak hobi jalan-jalan? Melakukan perjalanan alias traveling ke tempat baru pastinya membuat kamu bahagia. Bertemu dengan orang sekitar beserta budaya yang mungkin baru k ...