Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Instagram Memiliki Efek Buruk Bagi Kesehatan


0

Instagram, aplikasi untuk berbagi foto, dianggap sebagai media sosial yang paling buruk bagi kesehatan mental dan jiwa. Walau media sosial ini banyak disukai karena bisa menjadi platform untuk menampilkan ekspresi diri, namun Instagram juga berkaitan dengan tingkat kecemasan yang tinggi, depresi, bullying, dan FOMO (fobia ketinggalan berita di jejaring sosial).

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, Minggu (13/08/2017) Survei #StatusOfMinde yang dipublikasikan oleh United Kingdom's Royal Society for Public Health ini melibatkan masukan dari 1.479 orang muda (usia 14-25) dari seluruh Inggris Raya.

Survei dilakukan pada Februari - Mei 2017. Para responden menjawab pertanyaan tentang perbedaan dari pengaruh sosial media pada 14 isu yang terkait dengan kesehatan fisik dan mental.

Tak dipungkiri ada beberapa manfaat dari jejaring sosial. Hampir semua media sosial itu mendapat nilai positif dalam hal menunjukkan ekspresi diri, identitas diri, membangun komunitas, dan juga dukungan emosional. Ditemukan sisi negatif dari platform media sosial tersebut, terutama menurunnya kualitas tidur, bullying, citra tubuh, dan FOMO yang akan terkait dengan meningkatkan depresi dan kecemasan.

Penelitian sebelumnya menyebutkan, orang muda yang menghasilkan waktunya lebih dari dua jam sehari untuk berselancar di media sosial cenderung mengalami tekanan psikologis.

"Sering melihat teman atau orang yang selalu bepergian atau bersenang-senang, bisa membuat orang muda merasa ketinggalan karena orang lain seperti sedang menikmati hidup. Perasaan ini akan membuat mereka selalu membandingkan dan merana," tulis hasil survei itu.

Media sosial juga bisa memberi harapan yang tidak realistik dan menciptakan perasaan ketidakcukupan serta kepercayaan diri rendah.

Hal itu bisa menjelaskan mengapa Instagram mendapat nilai terburuk dalam hal citra tubuh dan kecemasan. Salah satu responden menulis, "Instagram dengan mudah membuat gadis dan wanita merasa tubuh mereka kurang ideal sehingga banyak orang mengedit fotonya agar mereka tampak sempurna".

Semakin sering orang muda membuka media sosial, semakin besar pula mereka merasa depresi dan cemas.

Untuk mengurangi efek buruk media sosial pada orang muda, the Royal Society meminta pembuat media sosial untuk melakukan perubahan. Mereka merekomendasikan agar ada notifikasi jika penggunaan media sosial sudah terlalu lama. Sekitar 71 persen responden medukung ide tersebut.

Bukan hanya itu, pencipta media sosial juga sebaiknya membuat cara untuk menunjukkan sebuah foto yang terlalu banyak manipulasi digital.

(***)

Sumber: Kompas.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.

 


PROFIL PENULIS

Administrator Content


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Nokia 8 Versi RAM 6 GB Siap Meluncur Bulan Depan

Hadirnya Nokia 8 sempat diremehkan karena hanya memiliki RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB. Kini HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia, resmi mengkonfirmasi kehadiran Nokia 8 dengan RAM 6 GB dan memor ...

Bill Gates Menyesal Soal Ctrl-alt-del, Kenapa?

Ada beberapa kombinasi tombol keyboard yang bisa dimanfaatkan di sistem operasi Windows, di antaranya ctrl-alt-del. Namun Bill Gates menyesal telah membuat kombinasi tersebut. Ctrl-alt-del jika dit ...

Kini Google Makin Fasih Berbahasa Jawa & Sunda

Keterbatasan bahasa sering menjadi kendala serius dalam kehidupan manusia. Salah satunya ketika berselancar di dunia maya. Meski ditetapkan sebagai bahasa internasional, nyatanya memang masih banyak b ...

CEO Apple: iPhone Bukan untuk Orang Kaya

Gadget Apple dikenal mahal, apalagi dengan gosip iPhone 8 harganya paling tinggi dibanding generasi iPhone selama ini. Namun demikian, CEO Apple Tim Cook menegaskan produknya bukan hanya untuk orang k ...

Google Play Protect, Sertifikasi Perangkat Android Bebas Malware Ala Google

Google baru saja meluncurkan tool baru bernama Google Play Protect. Melalui tool ini, Google dapat memperingatkan pengguna apabila menemukan aplikasi yang memiliki malware di dalamnya. Terkini, per ...

Kenapa Harga Smartphone Masih Mahal? Cek Dulu 2 Hal ini!

Aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dijalankan pemerintah untuk produk Handphone, Komputer, dan Tablet (HKT) berbasis teknologi 4G tak terasa sudah berlaku selama setahun. Peraturan M ...

Berapa Gaji Rata-rata Karyawan Google?

Bekerja di kantor pusat Google di Mountain View adalah impian banyak orang, utamanya yang memiliki ketertarikan di sektor teknologi. Selain suasana kantor yang santai dan sehat, para pegawai Google ju ...

Rencana Google Beli Samsung, Hingga Siapkan Dana Rp 4,7 Triliun

Google sebagai salah satu raksasa teknologi dunia memiliki keunggulan dalam berbagai bidang, mulai dari mesin peramban (search engine) hingga sistem operasi mobile berbasis Android. Nah, kabarnya Goog ...

Deretan Inovasi Berbasis Smartphone Terbaik untuk Kesehatan Manusia

Apakah air yang ada di tangan kita aman untuk diminum? Apakah sakit yang anda derita dan apakah sakit kepala anda serius? Teknologi baru mampu mengubah ponsel pintar atau smartphone menjadi laboratori ...

Cobain Deh! 10 Aplikasi Penerjemah Wajib Buat Para Traveler

Siapa sih di antara kamu yang tidak hobi jalan-jalan? Melakukan perjalanan alias traveling ke tempat baru pastinya membuat kamu bahagia. Bertemu dengan orang sekitar beserta budaya yang mungkin baru k ...