Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Kebelet Gengsi Bikin Keuangan Kamu Menipis? Lakukan 7 Hal Ini Sekarang!


0

Gengsi merupakan sebuah sikap yang terkadang sulit untuk diabaikan. Bahayanya lagi, kamu kerap tidak sadar tetap mempertahankan gengsi saat kondisi keuangan sedang terancam.

Sebenernya tidak salah juga, karena gengsi pun sebenernya bisa dimanfaatkan sebagai motivasi menjadi lebih baik dibandingkan orang lain.

Namun kalau gengsi ini sering menjadi pemicu untuk mengeluarkan uang secara berlebihan, hal ini bisa membahayakan. Sebagai contoh, gengsi dibilang miskin. Bisa jadi membuat seseorang membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan hanya supaya terlihat kaya. Kalau sudah begini, dompetlah yang merana.

Bagi para pekerja kantoran, jangan sampai kalah sama gengsi kalau tidak mau gaji hanya numpang lewat di rekening. Nah, buat Sobiz yang memiliki rutinitas seperti ini, kami memiliki 7 prinsip seperti dilansir dari liputan6.com, Rabu (13/09/2017).

1. Tidak mudah traktir teman

Traktir teman-teman makan di restoran atau kafe kekinian memang seru dan membuat suasana kumpul-kumpul jadi menyenangkan. Budaya traktir-mentraktir biasanya dilakukan oleh mereka yang baru saja terima gaji pertama, naik gaji, dapat promosi jabatan, atau sedang ulang tahun.

Boleh saja kalau mau “syukuran” saat sedang bahagia dan ingin berbagi dengan orang-orang terdekat. Tapi ingat, ini bukan kewajiban, melainkan tradisi yang tak jarang dipaksakan.

Jangan takut dinilai pelit cuma karena jarang traktir. Sesekali boleh, tapi pilah waktu yang pas dan cek juga kondisi keuangan. Kalau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja masih pas-pasan, tak perlu dipaksakan.

2. Tak mudah meminjamkan uang

Di dunia pertemanan, yang namanya pinjam-meminjam uang memang sering tak terelakkan. Tapi, bukan berarti ini sesuatu yang wajar dan boleh jadi kebiasaan.

Saat ada teman yang pasang tampang memelas dan melontarkan seribu satu macam alasan untuk pinjam uang, jangan mudah terjebak.

Cek dulu motivasi calon peminjam, apa benar-benar untuk keperluan yang mendesak atau hanya karena mereka konsumtif?

3. Rajin bawa bekal

Siapa bilang bawa bekal makan itu cuma berlaku untuk anak TK atau SD? Walau sudah bekerja, rajin bawa bekal bukan hal terlarang. Selain lebih menghemat pengeluaran, bawa makanan dari rumah juga jauh lebih higienis.

Coba saja hitung berapa pengeluaran para pekerja kalau sudah menyangkut soal makanan. Mulai dari beli sarapan, makan siang, hingga camilan sore. Itu belum ditambah kalau ada acara nongkrong sepulang kerja.

4. Tidak latah membeli gadget

Aneka gadget terbaru memang sering membuat kita terpicu untuk menganut gaya hidup konsumtif. Apalagi model dan jenis gadget sekarang muncul begitu cepat silih berganti.

Apa iya harus dibeli semua tiap ada gadget terbaru? Kalau memang gadget lama masih berfungsi dengan baik, ya tidak perlu latah beli lagi.

5. Tidak terbuai ajakan nongkrong setiap hari

Namanya juga berjiwa muda. Walau lelah seharian beraktivitas di kantor, pasti akan mengiyakan nongkrong sampai pagi kalau diajak teman-teman.

Nongkrong sekali-kali boleh saja, sekalian menyegarkan pikiran. Tapi jangan tiap hari juga. Buat apa dari luar terlihat gaul kalau kenyataannya harus utang sana-sini?

6. Tidak memiliki kartu kredit kalau belum butuh

Memiliki kartu kredit saat sudah mulai bekerja dan punya penghasilan sendiri sah-sah saja. Selama kita sudah paham benar tanggung jawab yang ada di balik penggunaan si kartu sakti ini.

Tapi kalau belum paham dan merasa belum sanggup mengatur mengatur penggunaannya, jangan nekat atau coba-coba. Bisa-bisa lebih besar pasak daripada tiang.

Dan ingat juga, bagi yang sudah punya kartu kredit, terapkan sikap untuk tidak menambah kepemilikan kartu kredit kalau memang tidak butuh. Jangan malah koleksi kartu kredit dari semua bank padahal gaji cuma cukup untuk tagihan satu kartu.

7. Kalau habis liburan tak perlu beli oleh-oleh berlebihan

Sudah jadi tradisi orang Indonesia kalau ada teman atau kerabat yang mau pergi berlibur pasti langsung diserbu dengan pesan, “Jangan lupa oleh-oleh ya!” Ini dia yang suka membuat kita jadi gengsi tidak bawa oleh-oleh setelah liburan.

Tak perlu merasa tidak enak soal membeli oleh-oleh. Kalau memang ada anggaran keuangan lebih, ya beli saja sewajarnya dan itu pun prioritaskan untuk mereka yang benar-benar dekat dengan kita.

(***)

Sumber: Liputan6.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.

 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Apakah Benar Jika Kamu Mengubah Penampilan Bisa Menambah Kepercayaan Diri?

Ada kutipan menarik dari penulis terkenal Barrie Davenport: Kecantikan sesungguhnya merupakan api kepercayaan diri yang timbul dari dalam ke luar. Kecantikan datang dari dalam. Kecantika ...

Bagaimana Cara Pilih Jam Tangan yang Tepat untuk ke Kantor?

Selain tas dan sepatu, jam tangan juga jadi aksesoris penting untuk menunjang penampilan. Meski berukuran kecil, jam tangan mampu memberi perbedaan signifikan pada outfit yang kamu kenakan. Bisa di ...

Lari Bisa Menghilangkan Kebiasaan Merokok. Ini Faktanya!

Manfaat olahraga, terutama lari bukan hanya mengurangi risiko penyakit saja. Bagi kamu yang tengah berjuang untuk berhenti merokok, lari bisa menjadi salah satu terapi sehat untuk menghilangkan kebi ...

Kurangi Bahaya Duduk Terlalu Lama. Ini Resikonya!

Apakah kamu pernah merasakan rasa sakit berlebihan di bagian pinggang ke bawah? Pada dasarnya, duduk termasuk suatu sikap tubuh dimana anggota tubuh bagian bawah menempel pada alas, seperti lant ...

Tiru Kebiasaan Miliarder Dunia Berikut Saat Menghabiskan Waktu Berlibur

Terkadang jika kita lihat aktivitas orang sukses itu unik, berbeda dengan orang lain, itu sebabnya mereka menjadi orang sukses. Dan mungkin banyak yang bertanya, "Sebenarnya, kalo orang sukses ...

Benarkah Ibu-ibu Milenial Lebih Gemar Belanja di Instagram?

Sederet produk mainan anak bekas pakai ditunjukkan Atiqah. Ia memang gemar belanja produk bekas alias preloved secara online. Lebih spesifik, via Instagram, karena pencariannya mudah. Cukup mengetik t ...

Keluarga Kardashian Jual Barang Branded Bekas, Harga Mulai Rp 1 Jutaan. Mau?

Keluarga Kardashian sedang membersihkan isi lemarinya saat ini, dan itu artinya mereka akan menjual koleksi busana lama yang hanya dipakai satu atau dua kali saja. Kabar baiknya, Anda pun kini bisa me ...

Meniru Gaya Miliarder Dunia Habiskan Waktu di Akhir Pekan

Setelah berkutat dengan pekerjaan selama lima hari penuh, banyak orang yang ‘balas dendam’ dengan tidur seharian saat hari libur. Pada hari Sabtu, biasanya banyak yang menghabiskannya untuk berist ...

Apakah Kamu Termasuk Pecandu Media Sosial? Cek Ciri-cirinya di Sini

Instagram, Twitter, Facebook, Path, dan Snapchat. kumparan (kumparan.com) yakin, sekurang-kurangnya, kamu pasti memiliki empat dari lima media sosial tersebut di dalam smartphone kamu. Harus diakui ...

Kini Eyeliner Bergelombang Juga Ikut Jadi Viral di Instagram, Berani Coba?

Setelah dihebohkan dengan tren wavy brow (alis bergelombang) dan wavy lips (bibir bergelombang), Instagram kembali dihebohkan dengan tren make-up terbaru, yaitu wavy eyeliner atau garis mata bergelomb ...