Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Mahasiswa Manfaatkan Perut Lebah Jadi Yoghurt Anti-Diabetes


0

Bidang medis menjadi salah satu fokus mahasiswa di Indonesia dalam mengembangkan penelitian dan inovasinya. Belum lama ini, lima mahasiswa di Yogyakarta bahkan mencoba memanfaatkan lebah madu hutan sebagai obat diabetes.

Lima mahasiswa itu adalah Dion Adiriesta Dewananda, Riesna Martianasari, Moh. Hafidz Farichul Amin, Mulya Fitranda dan Hafidh Shofwan Maajid. Mereka tercatat sebagai mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).

Salah satu mahasiswa, Dion Adiriesta mengatakan lebah madu hutan atau yang memiliki nama lain apis dorsata tersebut bisa menjadi terapi probiotik untuk menekan kadar gula darah bagi penderita diabetes.

"Produknya kami buat dalam bentuk yoghurt," kata Dion seperti dilansir dari laman UGM, Jumat (25/8/2017).

Lebah madu dipilih sebagai obat diabetes, menurut Dion, disebabkan beberapa alasan. "Perut lebah madu hutan terdapat bakteri Lactobacillus plantarum yang diketahui bersifat antibakterial, antihiperglikemia, antihipertensi dan antistringent," jelasnya.

Ia melanjutkan, pemanfaatan jenis bakteri dari perut lebah madu tersebut bisa digunakan sebagai starter untuk fermentasi susu menjadi yoghurt.

Setelah melakukan serangkaian uji, tambah Dion, hasilnya yoghurt yang mengandung probiotik dari madu terbukti mampu menurunkan kadar gula darah dan meredakan adiksi gula.

"(Yoghurt) terbukti mampu menurunkan kadar gula darah dan meredakan adiksi gula secara signifikan," imbuhnya.

Menurut Dion, menurunnya kadar gula darah dan redanya adiksi gula tersebut disebabkan oleh hasil metabolisme lactobacillus plantarum berupa protein lactoferrin, glucolicin, lipicinid, dorsitin, dan apiricin yang mampu meredam patogenesis diabetes.

Di Indonesia sendiri diabetes merupakan penyakit yang tak asing lagi bagi masyarakat. Biasanya, penyakit ini muncul diakibatkan tingginya kadar gula darah. Sementara diabetes mellitus tipe dua disebabkan dari faktor pola makan yang umumnya terjadi pada penderita obesitas akibat konsumsi makanan dengan kadar indeks glikemik tinggi.

Oleh sebab itu, Dion dan tim berharap minuman probiotik yoghurt-nya tersebut bisa menjadi terobosan dan alternatif baru sebagai pengganti obat-obatan diabetes.

(***)

Sumber: okezone.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar