Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Tumbuhkan Bisnis dengan adopsi ELI


0

Kali ini, saya sangat menikmati perjalanan ke Kota Cirebon. Jarak Jakarta-Cirebon via tol Cipali menjadi relatif pendek. Ini juga yang menjadi penggerak ekonomi Cirebon semakin menggeliat.

Cirebon yang selama ini dikenal sebagai kota perdagangan, kota transit menuju kota-kota di Pulau Jawa lainnya dan kota pelabuhan, kini mulai berbenah sebagai kota tujuan wisata.

Saya melihat cukup banyak potensi atau sarana pendukung untuk menjadi kota tujuan wisata tadi, misalnya kuliner khas Cirebon (empal gentong dan nasi jamblang), lalu batik Trusmi, atau wisata religi makam Sunan Gunung Jati dan Mesjid Agung Kasepuhan hingga kawasan wisata Kuningan yang terkenal dengan Perjanjian Linggarjati-nya.

Hal ini juga yang membuat saya bersemangat untuk saling berbagi dengan entrepreneur-entrepreneur Kota Cirebon. Pertama, dalam acara Kuliah Umum Kewirausahaan di Kampus STMIK CIC Cirebon.

Saya cukup terkejut dengan antusias mahasiswa. Bahkan ruangan aula (kapasitas 200 kursi) tidak sanggup menampung jumlah mahasiswa yang ingin mengikuti acara.

Lalu acara kedua dalam bentuk Bedah Buku di Gramedia Cipto Cirebon. Undangan memang terbatas, khusus pelaku UKM yang ingin belajar dan lebih mendalami pemanfaatan Teknologi Digital dalam berbisnis.

Kebetulan dalam sesi Bedah Buku tersebut, turut hadir Entrepreneur muda asal Kota Cirebon, Sally Giovany yang selama ini bersama sang  suami, Ibnu Riyanto sukses menjalankan dan membesarkan bisnis Batik Trusmi dan produk lainnya.

Dalam sesi berbagi tersebut, Sally sempat menceritakan perjalanannya dalam menjalankan bisnis yang dilakoninya sejak usia 17 tahun, lepas lulus SMA. Pada awalnya dia mengakui mengalami berbagai kendala dalam memasarkan bisnisnya.

Kini berkat kehadiran internet, dia mengakui banyak kemudahan yang diperolehnya. Omzet langsung meningkat tajam. Pasarnya bukan lagi terbatas di kota Cirebon namun hingga luar negeri. Bahkan untuk menjalankan bisnisnya, dia membagi 2 divisi, divisi Offline dan Online.

Dari cerita Sally tadi, terbukti bahwa peran Teknologi Digital sebagai Business Enabler. Bisnis Batik Trusmi semakin mengglobal berkat adanya Teknologi Digital.

Kisah lain, juga saya dapatkan dari penjual di Pasar Batik Trusmi Jl. Raya Plered, yang kebetulan sejak Juli 2015, merupakan bagian dari program Kampung UKM Digital Telkom.

Pak Rauf dan Pak Agus mengakui bahwa sejak memanfaatkan online, omzet jualannya juga mulai meningkat. Banyak pembeli dari luar kota termasuk dari Malaysia yang melakukan order secara online. Ini yang selama ini tidak pernah terbayangkan olehnya.

Terinspirasi dari kisah tadi, saya semakin meyakini bahwa kini saatnya UKM Indonesia, harus hijrah, Shifting from Offline to Online. Bukan berarti total meninggalkan Offline. Bukan. Tetapi mulai memanfaatkan dan memberi porsi Online dalam berbisnis.

Dalam artikel kali ini, saya  ingin berbagi tentang bagaimana menumbuhkan bisnis tadi. Saya menyebutnya dengan konsep three-ways External collaboration – Lean process – Improve satisfaction, atau disingkat ELI, sebagai berikut :

1. EXTERNAL COLLABORATION

Libatkan client/customer dalam sharing idea sehingga Anda mendapat solusi baru dengan melibatkan customer yang memberikan masukan. Biayanya sangat murah dan anda mendapat solusi kreatif yang cepat dengan cara yang effektif. Upaya ini dapat sekaligus mendekatkan perusahaan anda dengan customer.

Menampung masukan customer tadi, sangat mudah dengan menyediakan akses via Online. Mungkin Anda sering mendapatkan email dari penyelenggara hotel atau penerbangan, yang menanyakan kepuasan serta masukan dari Anda sebagai konsumen yang baru saja menikmati layanan mereka.

2. LEAN PROCESS

Dengan melakukan perampingan/simplifikasi proses (lean process) berarti anda menghilangkan lemak lemak operasi yang menbuat proses bisnis di perusahaan Anda kurang effektif. Dengan semakin effektifnya proses berarti kita dapat meresponse kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat.

Peran Teknologi Digital akan mampu menjadikan proses bisnis Anda semakin efektif dan efisien.

3. IMPROVE SATISFACTION

Pada saat bicara bisnis dengan customer, tidak semuanya harus berujung revenue. Ada yang lebih penting, misalnya bagaimana cara kita menghandle customer juga sangat menentukan. Perhatikan dengan serius level kepuasan pelanggan. Semakin pelanggan puas, semakin dampaknya positif terhadap kinerja bisnis perusahaan.

Kini Customer pada umumnya memiliki akun email ataupun social media. Sapalah mereka melalui akun-akun tersebut. Anda akan mendapatkan hasil yang mengejutkan dan menginspirasi untuk semakin memperbaiki layananan kedepannya.

Selamat Berbisnis

(***)

Penulis: Muhammad Awaluddin

Direktur Enterpsise and Business Service Telkom 


PROFIL PENULIS

Muhammad Awaluddin


Muhammad Awaluddin Muhammad Awaluddin

Direktur Enterprise and Business Services Telkom yang juga menjabat sebagai Presiden Indonesia Marketing Association (IMA)


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Resep Sukses di Arena Baru

Sehari setelah peluncuran atau rebranding aplikasi mobile ZAPA, layanan Telkom untuk UKM pada minggu pertama September lalu, saya mendapat amanah penugasan baru di PT Angkasa Pura II (AP II) sebagai ...

Jangan Alergi dengan Pembaruan

Dalam dunia digital, perubahan atau update software sangatlah cepat. Contoh sederhana, begitu smartphone Anda mendapatkan akses wifi pada suatu lokasi, maka muncul pemberitahuan untuk pembaruan (up ...

Konsep TIA untuk Menjadi Pemimpin Digital

“When leaders communicate, threre are no second chances. Leaders have to tell the truth, define its zone and ask people to respond.“ (D. Mark Schumann) Sewaktu memulai menulis artikel ini, ...

Teknologi Digital sebagai Energi Bisnis

“Merdeka itu dengan memberikan kontribusi nyata dan bermakna. Satu aksi nyata lebih bermakna daripada ribuan kata kata.” (Muhammad Awaluddin) Merayakan hari lahir Proklamasi Kemerdekaan RI ...

Alasan Perlunya Inovasi dan Standarisasi Dijaga dalam Berbisnis

“Disrupt yourself with innovation or somebody else will do..”(Muhammad Awaluddin) Semakin sering naik pesawat, maka semakin sering Anda menikmati pre-flight Safety Demonstration (demo pro ...

Belajar menjadi Pebisnis yang Berkomitmen

“Saya ingin menjadi mata air kehidupan, yang memberikan manfaat dan berguna bagi orang lain,” (Muhammad Awaluddin) Memasuki bulan Agustus, tepatnya tanggal 1 Agustus 2016, saya menghadiri s ...

Mengelola pengalaman dengan 3R

“Ketakutan yang paling naif adalah ketakutan yang berasal dari diri sendiri, seperti takut memulai atau takut mengambil keputusan.” Seminggu terakhir, ramai diperbincangkan di berbagai media ...

Inovasi harus Didukung Bakat dan Mental untuk Sukses

“What separates digital leaders from the rest is a clear digital strategy combined with digital culture and leadership poised to drive the digital transformation.” Dalam beberapa minggu b ...

Berbisnislah secara Efektif dan Efisien

Ramadan 1437H telah berlalu. Tentu banyak hal yang menjadi kenangan dan pengalaman baru selama bulan puasa kemarin. Dan seperti biasa, jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1437H tak kalah serunya. ...

Memenangkan Bisnis Musiman

“Connected Ramadhan, Meraih Berkah bagi Kehidupan. Sambut Indahnya cahaya kemenangan dengan hati ikhlas, satukan tangan merajut salam saling memaafkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H. ...