Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Tingkatkan Produktifitas dengan 3D


0

“Your Fear is Your Prison Life,” -Muhammad Awaluddin



Tepat penghujung April 2016 kemarin, Telkom berhasil meresmikan Program Kampung UKM Digital yang ke-100. Lokasi yang menjadi peresmian adalah Negeri Laskar Pelangi, Kabupaten Belitung. Lokasi ini menjadi istimewa mengingat, baru saja pemerintah menetapkannya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Nasional.

Saya cukup terkesan dengan sambutan dari Sekda Pemkab Belitung Karyadi Sahminan, S.E., M.A.P., pada saat peresmian tersebut. Kalimatnya cukup sederhana namun sangat membanggakan. “Kini akses menuju ke Belitung bertambah. Jika dulunya hanya melalui akses udara dan laut, berkat TELKOM kini Belitung dapat diakses melalui Digital. Fasilitas ini akan membantu pemasaran produk lokal Belitung Go Global,” ujarnya.

Program yang saya gagas sejak setahun lalu, dengan berbagai tantangan dan upaya tanpa henti, kini mulai berbuah manis. Gagasan lahirnya Program Kampung UKM Digital ini tentu bukan tanpa alasan.

Dari potensi 57 Juta UKM di Indonesia, berdasarkan salah satu survei bahwa tingkat literasi penggunaan Information & Communication Technology (ICT) dikalangan UKM masih sangat rendah. Masih dibawah 4 %. Ini yang menjadi tantangan Telkom, bagaimana meningkatkan pemanfaatan ICT dalam pengembangan bisnis UKM khususnya melalui pendekatan teritori atau area.

Dari berbagai informasi kawan-kawan di seluruh Indonesia, kini program Kampung UKM Digital mendapatkan respons cukup positif dari pemerintahan daerah. Sebut saja Sleman yang mencanangkan 100 lokasi Kampung UKM Digital didaerahnya, lalu Yogyakarta juga tak kalah banyaknya.

Bahkan Pemprov Banten, sempat mencanangkan 100 lokasi Kampung UKM Digital, begitu juga kota-kota lainnya. Ada lebih 500 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia, jika masing-masing kabupaten menggerakkan level kecamatan untuk memberdayakan ICT bagi pelaku UKM didaerahnya, maka secara massif dapat dibayangkan bagaimana dampak pemanfaatan ICT bagi kemajuan perekonomian masyarakat.

Pada kesempatan lain, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan keinginannya agar pelaku UMKM, petani dan nelayan segera memanfaatkan ICT dalam bisnisnya, khususnya terkait eCommerce.

Perkembangan ICT memang memacu dan banyak merubah ekosistem bisnis selama ini. Peran ICT bukan lagi sekedar pelengkap, namun justru menjadi faktor penting dalam proses bisnis. Banyak hal yang dapat memotong biaya operasional (efisiensi) melalui pemanfaatan ICT tersebut.

Kembali pada program mengajak UKM melalui pemanfaatan ICT atau istilah saya, UKM Goes Digital ini. Saya sering mengibaratkan, potensi UKM yang sebegitu besar, ibarat bagaimana menangkap air dengan menggunakan gayung dari air terjun yang deras. Semakin deras airnya, semakin sedikit air yang tertampung dalam dayung.

Namun saya tetap yakin, bahwa lama kelamaan program untuk mengajak pelaku UKM Goes Digital akan semakin massif. Tentu saja program ini tidak dapat dilakukan sendirian, harus menggandeng banyak pihak. Pendekatan kepada seluruh pihak terkait seperti Perguruan Tinggi, Pelaku Bisnis, Komunitas, Pemerintahan dan Media, atau dikenal dengan istilah PentaHelix.

Hal ini juga yang membantu pencapaian 100 lokasi Kampung UKM Digital kurang dari setahun sejak diluncurkan. Berkat dukungan banyak pihak, program Kampung UKM Digital sedikit demi sedikit mulai menemukan bentuk/jalannya.

Selanjutnya, dalam artikel kali ini dengan terinspirasi dari sukses Kampung UKM Digital diatas, saya ingin berbagi sebuah konsep three-ways yang berkaitan bagaimana meningkatkan produktifitas pekerjaan atau bisnis, yang saya ramu dengan konsep Delegate Deadline Do Something Else (3D), sebagai berikut ;

1. DELEGATE

Dalam beberapa kondisi tertentu, segera cari dan temukan partner yang mampu membantu tugas bisnis atau program kerja Anda, terlebih pada saat Anda terperangkap dalam kejenuhan. Bekerja sendirian kabarnya mampu membuat fokus, masalahnya kemampuan untuk tetap maksimal dalam mengerjakan tugas tersebut juga terkadang dihantui oleh kejenuhan.

Tidak sedikit pelaku UKM yang merasa mampu mengerjakan bisnisnya sendirian, ditengah jalan menemui  penyakit jenuh lalu secara perlahan keluar dari bisnisnya. Tentu saja ini kurang bagus.

Solusinya, segera cari mitra atau partner yang  dapat membantu Anda meneruskan bisnis Anda tadi. Manusia dikodratkan sebagai mahluk sosial, maka mengajak mitra atau orang yang bisa dipercaya dalam menjalankan bisnis akan membantu percepatan kemajuan bisnis kedepan.

2. DEADLINE

Jika Anda berusaha menyelesaikan tugas tanpa time frame, maka Anda akan terdorong ke prioritas rendah. Segera tetapkan "hard deadline" agar Anda tetap profuktif.

Istilah saya, “Dream your target with Deadline”. Kalimat ini cukup ampuh. Saya sendiri sering mempraktekkan dalam berbagai hal. Penulisan buku pertama Digital EntrepreneurShift dan kini yang kedua Digital ChampionShift juga tak terlepas dari penetapan Deadline. Tanpa berani memutuskan deadline, mungkin hingga saat ini buku tersebut belum pernah terbit.

Begitupun dalam bisnis, Anda harus berani menetapkan deadline. Seketat-apapun waktu yang Anda tetapkan, itu jauh lebih baik dibanding tanpa deadline.

3. DO SOMETHING ELSE

Tip ini sepertinya berlawanan dengan tujuan mendongkrak produktifitas, tapi sesungguhnya pada saat Anda kembali setelah menjauh sementara, maka anda akan menemukan energi baru dan perspektif baru pada proyek Anda.

Ada pepatah orang bijak, lawanlah kejenuhan dengan kejenuhan baru. Kalimatnya sederhana, namun maknanya cukup dalam. Contoh sederhana, jika Anda duduk kelamaan pasti Anda akan jenuh juga. Lalu segera lawan dengan menciptakan kejenuh baru, seperti berdiri dan berjalan. Pada titik jenuh akibat berdiri, segeralah duduk kembali. Ada rasa syukur luar biasa pada saat duduk kembali. Kembali segar dan nyaman.

Selamat berbisnis! 


PROFIL PENULIS

Muhammad Awaluddin


Muhammad Awaluddin Muhammad Awaluddin

Direktur Enterprise and Business Services Telkom yang juga menjabat sebagai Presiden Indonesia Marketing Association (IMA)


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Resep Sukses di Arena Baru

Sehari setelah peluncuran atau rebranding aplikasi mobile ZAPA, layanan Telkom untuk UKM pada minggu pertama September lalu, saya mendapat amanah penugasan baru di PT Angkasa Pura II (AP II) sebagai ...

Jangan Alergi dengan Pembaruan

Dalam dunia digital, perubahan atau update software sangatlah cepat. Contoh sederhana, begitu smartphone Anda mendapatkan akses wifi pada suatu lokasi, maka muncul pemberitahuan untuk pembaruan (up ...

Konsep TIA untuk Menjadi Pemimpin Digital

“When leaders communicate, threre are no second chances. Leaders have to tell the truth, define its zone and ask people to respond.“ (D. Mark Schumann) Sewaktu memulai menulis artikel ini, ...

Teknologi Digital sebagai Energi Bisnis

“Merdeka itu dengan memberikan kontribusi nyata dan bermakna. Satu aksi nyata lebih bermakna daripada ribuan kata kata.” (Muhammad Awaluddin) Merayakan hari lahir Proklamasi Kemerdekaan RI ...

Alasan Perlunya Inovasi dan Standarisasi Dijaga dalam Berbisnis

“Disrupt yourself with innovation or somebody else will do..”(Muhammad Awaluddin) Semakin sering naik pesawat, maka semakin sering Anda menikmati pre-flight Safety Demonstration (demo pro ...

Belajar menjadi Pebisnis yang Berkomitmen

“Saya ingin menjadi mata air kehidupan, yang memberikan manfaat dan berguna bagi orang lain,” (Muhammad Awaluddin) Memasuki bulan Agustus, tepatnya tanggal 1 Agustus 2016, saya menghadiri s ...

Mengelola pengalaman dengan 3R

“Ketakutan yang paling naif adalah ketakutan yang berasal dari diri sendiri, seperti takut memulai atau takut mengambil keputusan.” Seminggu terakhir, ramai diperbincangkan di berbagai media ...

Inovasi harus Didukung Bakat dan Mental untuk Sukses

“What separates digital leaders from the rest is a clear digital strategy combined with digital culture and leadership poised to drive the digital transformation.” Dalam beberapa minggu b ...

Berbisnislah secara Efektif dan Efisien

Ramadan 1437H telah berlalu. Tentu banyak hal yang menjadi kenangan dan pengalaman baru selama bulan puasa kemarin. Dan seperti biasa, jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1437H tak kalah serunya. ...

Memenangkan Bisnis Musiman

“Connected Ramadhan, Meraih Berkah bagi Kehidupan. Sambut Indahnya cahaya kemenangan dengan hati ikhlas, satukan tangan merajut salam saling memaafkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H. ...