Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Rahasia Sukses Migrasi ke Bisnis Digital


0

“To be a champ, you have to consider in yourself with capability and courage,” (Muhammad Awaluddin)

Berbagi dengan para pelaku UKM, kini menjadi aktifitas yang sangat saya nikmati. Semakin banyak bertemu pelaku UKM, semakin banyak juga pengalaman dan pengetahuan yang saya peroleh. Kesemuanya unik. Masing-masing komunitas maupun lokasi memiliki keunikan dan permasalahan yang berbeda satu dengan lainnya.

Sebagai contoh, pada saat Bincang Bisnis yang diadakan di kota Jambi pada akhir Februari lalu, turut dihadiri puluhan pelaku UKM Jambi yang umumnya masih muda-muda. Meski pelaku UKM yang kami undang masih terbatas, namun hasilnya sangat menginspirasi.

Rupanya dari pelaku UKM yang hadir, umumnya bisnis mereka sudah memanfaatkan teknologi digital, minimal social media untuk mempromosikan produk. Facebook dan Instagram merupakan social media favorit yang mereka gunakan.

Diantara pelaku UKM yang hadir, ada yang cukup menarik perhatian saya. Namanya, Abdinur, seorang bapak berusia 56 tahun, paling tua dari yang hadir. Usianya boleh tua, namun semangatnya luar biasa.

Dalam kesehariannya, bapak ini menjual gelang kesehatan dari Resam (Dicranopteris Linearis), sejenis tumbuhan yang banyak tumbuh di hutan Jambi. Bahan baku tumbuhan ini sering dianggap pengganggu (gulma) karena mudah tumbuh sebagai rumput liar di sela-sela tanaman karet, sawit dan hamparan luas.

Berangat dari keberadaan gulma tadi, Abdinur yang menyebut dirinya sebagai pekerja sosial yang berdomisili di Desa Suka Maju Jambi, kini membina 40 pengrajin anyaman resam di kampungnya sejak 10 tahun lalu.

Berbagai cindera mata berhasil diproduksinya. Dan kini hasil kerajinannya mulai menjadi souvenir khas Jambi. Keunikan produknya, bahwa gelang tersebut mengandung antioksidant dan antibakterial yang berhasiat buat kesehatan.

Kehebatan pak Abdinur ini bukan hanya terampil mengajak dan mengajarkan kerajinan di lingkungannya , namun juga mampu memasarkan produk tersebut ke berbagai kota, bahkan ke negara tetangga. Dia juga mulai memasarkan melalui online.

Meski mengakui daerahnya masih kesulitan akses internet, 17 km diluar kota Jambi, namun pak Abdinur tidak pernah patah semangat. Dia rela membangun rumah pohon agar tetap mendapat sinyal.  Untuk urusan online, dia belajar secara otodidak. “Internet akan mengikis kemiskinan pak. Dengan Internet bisnis menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Untuk mempromosikan produknya, Abdinur memanfaatkan FB dan youtube. Untuk kemudahan bagi pembeli dari luar daerah maupun luar negeri, dia menyediakan e-mail kerajinanresam@yahoo.com. Rupanya dengan media ini, dia mengakui bahwa penjualan produknya lumayan tumbuh.

Menurut saya, apa yang dilakukan oleh Abdinur membuktikan bahwa pemanfaatan internet atau online akan mampu mempermudah dan meningkatkan percepatan proses bisnis.

Ini yang selalu saya sampaikan pada setiap acara Bincang Bisnis : Shifting from Offline to Online. Bahwa kini saatnya untuk memanfaatkan internet dalam berbisnis. Revolusi Digital yang terjadi saat ini, akan mengubah pola bisnis pasar maupun pelaku bisnis.

Memang butuh keberanian untuk memutuskan perubahan tersebut. Sekali Anda memanfaatkan online, maka Anda wajib disiplin menjaganya. Selama 24 jam, pasar memiliki akses untuk menghubungi Anda. Sekali saja ingkar janji, maka dengan mudah akan terjadi viral mengkampanyekan bisnis Anda secara negatif.

Jadi kuncinya adalah disiplin untuk melayani dan mendeliver apa yang ditawarkan pada media online tersebut.

Terinispirasi dari kisah Abdinur di atas, dalam artikel kali ini saya ingin berbagi tentang jiwa leadership yang selayaknya dimiliki entrepreneur di era digital ini.

Saya meramunya dalam three ways concept ; Character – Competence – Courage. Ini sangat penting, karena ini akan membedakan mana entrepreneur berjiwa hebat dan mana yang biasa-biasa saja.

1. CHARACTER - who you are

Menjadi strong leader berarti pertama-tama dan paling utama adalah "understanding yourself" terkait dengan passion, tujuan dan sasaran.

Contoh kisah di atas, Abdinur meski di usia 56 tahun, tetap semangat dan tampil nyentrik menggunakan hasil kerajinannya ; topi, gelang, cincin dan tas jinjing.

Dia juga tak lupa membawa gadget dan tablet untuk menunjukkan video singkat versi youtube yang menggambarkan produk resam tadi.

Semangat sosialnya juga sangat luar biasa. Dari seluruh hasil penjualan yang diperolehnya, selalu dikembalikan ke komunitas sosial yang dibentuknya.

2. COMPETENCE - what you know

Knowledge dan experience akan membentuk visi. Okeh karena itu kita perlu belajar secara kontinyu dan selalu terbuka utk mencari pengalaman pengalaman baru.

Abdinur menunjukkan kepada saya, artikel yang menunjukkan khasiat tumbuhan resam tersebut. Bahwa kandungannya telah diuji secara klinis dan terbukti memiliki zat antioksidan dan anti bakterial.

Artikel yang ada kebetulan berbahasa inggris, sekali lagi Abdinur menceritakan manfaat fasilitas translate bahasa dari tabletnya. Artinya tidak ada kendala untuk belajar kapanpun dan dimanapun.

3. COURAGE - what you bring to take your vision

Membawa visi menjadi aksi perlu keberanian. Ada banyak tekanan eksternal dan mungkin juga internal terkait hal tersebut. Butuh keberanian untuk berubah. Meskipun akan banyak tantangan dari lingkungan dan diri sendiri, namun dengan tekad kuat tantangan tersebut akan mudah dihadapi.

Abdinur selalu tampil bersemangat dimanapun dia berada. Bahkan kabarnya, diberbagai pameran binaan CSR yang diikutinya termasuk di luar negeri, dia tidak pernah takut menyapa calon pembeli dalam bahasa yang terbatas, sambil sesekali melirik aplikasi translate di tabletnya .

Untuk menjaga semangat tersebut, dia rajin olah raga termasuk marathon dari desanya menuju kota Jambi. Dia tidak pernah takut untuk mengajak warga sekitarnya untuk hidup lebih baik dan lebih mandiri.

Selamat berbisnis!

(***)

Sumber: indotelko.com

Penulis: Muhammad Awaluddin

Direktur Enterprise and Business Service Telkom 


PROFIL PENULIS

Muhammad Awaluddin


Muhammad Awaluddin Muhammad Awaluddin

Direktur Enterprise and Business Services Telkom yang juga menjabat sebagai Presiden Indonesia Marketing Association (IMA)


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Resep Sukses di Arena Baru

Sehari setelah peluncuran atau rebranding aplikasi mobile ZAPA, layanan Telkom untuk UKM pada minggu pertama September lalu, saya mendapat amanah penugasan baru di PT Angkasa Pura II (AP II) sebagai ...

Jangan Alergi dengan Pembaruan

Dalam dunia digital, perubahan atau update software sangatlah cepat. Contoh sederhana, begitu smartphone Anda mendapatkan akses wifi pada suatu lokasi, maka muncul pemberitahuan untuk pembaruan (up ...

Konsep TIA untuk Menjadi Pemimpin Digital

“When leaders communicate, threre are no second chances. Leaders have to tell the truth, define its zone and ask people to respond.“ (D. Mark Schumann) Sewaktu memulai menulis artikel ini, ...

Teknologi Digital sebagai Energi Bisnis

“Merdeka itu dengan memberikan kontribusi nyata dan bermakna. Satu aksi nyata lebih bermakna daripada ribuan kata kata.” (Muhammad Awaluddin) Merayakan hari lahir Proklamasi Kemerdekaan RI ...

Alasan Perlunya Inovasi dan Standarisasi Dijaga dalam Berbisnis

“Disrupt yourself with innovation or somebody else will do..”(Muhammad Awaluddin) Semakin sering naik pesawat, maka semakin sering Anda menikmati pre-flight Safety Demonstration (demo pro ...

Belajar menjadi Pebisnis yang Berkomitmen

“Saya ingin menjadi mata air kehidupan, yang memberikan manfaat dan berguna bagi orang lain,” (Muhammad Awaluddin) Memasuki bulan Agustus, tepatnya tanggal 1 Agustus 2016, saya menghadiri s ...

Mengelola pengalaman dengan 3R

“Ketakutan yang paling naif adalah ketakutan yang berasal dari diri sendiri, seperti takut memulai atau takut mengambil keputusan.” Seminggu terakhir, ramai diperbincangkan di berbagai media ...

Inovasi harus Didukung Bakat dan Mental untuk Sukses

“What separates digital leaders from the rest is a clear digital strategy combined with digital culture and leadership poised to drive the digital transformation.” Dalam beberapa minggu b ...

Berbisnislah secara Efektif dan Efisien

Ramadan 1437H telah berlalu. Tentu banyak hal yang menjadi kenangan dan pengalaman baru selama bulan puasa kemarin. Dan seperti biasa, jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1437H tak kalah serunya. ...

Memenangkan Bisnis Musiman

“Connected Ramadhan, Meraih Berkah bagi Kehidupan. Sambut Indahnya cahaya kemenangan dengan hati ikhlas, satukan tangan merajut salam saling memaafkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H. ...