Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Mulai Bermimpi, Akhiri dengan Kesuksesan


0

“Fighting Mentality is in the Soul and Spirit, not ini words.” (Muhammad Awaluddin)

Saat ini, saya tengah merampungkan penyusunan buku kedua, yang merupakan kelanjutan dari buku Digital EntrepreneurShift (DESh).

Kelahiran buku kedua ini juga tak terlepas dari masukan dari berbagai diskusi dengan komunitas UKM, yang menginginkan adanya strategi sederhana untuk keluar sebagai pemenang di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini.

Begitu memasuki  penanggalan 2016 lalu, Indonesia otomatis memasuki pasar bebas yang disebut economic borderless country, MEA. 

Lingkungan persaingan para perusahaan atau UKM menjadi terbuka lebar, sangat dinamis dan menantang, disamping terbukanya peluang besar untuk meningkatkan diri menjadi lebih baik.

Bangsa kita memang kaya Sumber Daya Alam (SDA). Persolannya adalah dengan MEA, persaingan bukan lagi hanya dengan mengunggulkan SDA tadi.

Jangan sampai Indonesia hanya menjadi pemasok SDA dan sebagai pasar potensial bagi produsen negara ASEAN lainnya. Tetapi, para Entrepreneur atau pelaku UKM Indonesia harus mampu menangkap peluang yang ada. Mampu melakukan ekspansi produk ke seluruh negara ASEAN.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana pelaku UKM mempersiapkan diri menghadapi MEA tersebut?

Dalam buku kedua nantinya, akan saya ulas secara lengkap, bahwa terdapat lima hal penting yang dapat membantu UKM mempersiapkan diri menghadapi MEA, meningkatkan daya saing bisnisnya dan pada akhirnya diharapkan dapat mencapai pertumbuhan yang diinginkan.

Pertama, bagaimana pelaku UKM mampu menciptakan high value kepada customer-nya (customer value). Kedua, bagaimana pelaku UKM mengelola keunggulan sumber daya manusianya untuk mampu menghadapi persaingan global (human champion).

Selanjutnya, ketiga bagaimana pelaku UKM mampu bermitra dengan seluruh pemegang kepentingan (stakeholder) untuk berkolaborasi dalam menciptakan nilai dari barang/jasa unggulan perusahaan tersebut (Alliance & Partnership).

Lalu keempat, bagaimana perusahaan dapat memperluas pangsa pasar dengan melakukan ekspansi pasar baik secara horisontal maupun vertikal (market expansion). Dan terakhir kelima, bagaimana pelaku UKM mampu menciptakan produk barang/jasa yang unggul dan unik dibanding pesaingnya (product leadership).

Kelima faktor di atas, dirangkai dalam sebuah SHIFTology Concept yang disebut PENTA-MODEL of DIGITAL CHAMPIONSHIFT yang disingkat dengan CHAMP ; Customer value – Human champion – Alliance & partnership – Market expansion – Product leadership.

PENTA MODEL : CHAMP ini sebagai sebuah konsep yang lebih komprehensif bagi pelaku UKM untuk mempersiapkan diri dan organisasi perusahaannya, dalam memenangkan persaingan. , Strategi yang mengulas dari berbagai sudut; Customer, Market, Technology, Human resources, Product hingga Partnership.

Kembali ke topik/judul diatas, kali ini saya belum mengulas secara detail konsep PENTA MODEL tersebut.

Ada hal penting yang sering menjadi topik dalam perjalanan atau roadshow Kuliah Umum Kewirausahaan di berbagai Perguruan Tinggi, bahwa mahasiswa butuh diberi keberanian bermimpi. Mimpi untuk menjadi Entrepreneur berbasis Digital.

Seyogyanya, pelaku UKM atau entrepreneur muda ini lebih mudah dalam memulai maupun mengembangkan bisnisnya dengan pemanfaatan Teknologi Digital. Namun, jika mahasiswa tadi takut bermimpi atau memulai bisnis, maka jangan harap akan muncul Job Creator baru.

Nah, dalam artikel kali ini, saya ingin berbagi bagaimana bermimpi menjadi pelaku UKM yang hebat. Pelaku UKM yang sukses menapaki bahkan melompat dari bisnis skala mikro hingga korporat.

Mumpung mimpi itu gratis, tidak berbayar, maka ada 3 strategi dalam memulai maupun mengembangkan bisnis dirangkum dalam Imagine – Invent – Inspire, sebagai berikut ;

 

1. IMAGINE

Banyak mahasiswa yang takut memulai bisnis. Alasannya klasik, tidak punya ide.  Persaingan sudah penuh sehingga seolah-olah tidak ada ruang lagi untuk memulai bisnis.

Melahirkan ide, selalu dimulai dengan keberanian bermimpi/berangan-angan. Mimpi keluar dari kesulitan, biasanya akan melahirkan ide-ide gila. Ide yang jika diteruskan dan dituangkan kedalam bentuk bisnis akan mudah diserbu oleh pasar.

Sekedar contoh, Anda dapat membuka SmartPhone, lalu lihatlah berapa banyak aplikasi yang Anda download. Aplikasi-aplikasi tersebut diciptkan untuk kemudahan dalam bertransaksi. Kini begitu mudah Anda memesan transportasi, memesan makanan, dan kebutuhan lainnya.

Sang pencipta aplikasi tersebut berangkat dari mimpi untuk keluar dari kesulitan selama ini. Kesulitan fisik, waktu dan uang untuk keluar mencari kebutuhannya. Dengan teknologi digital, kini segalanya menjadi lebih mudah.

2. INVENT

Tidak cukup hanya dengan bermimpi. Segera tuangkan mimpi tadi menjadi goresan tangan. Segera tuliskan. Dari goresan tangan tersebut akan mempermudah Anda untuk proses pembuatan/penciptaan produk/jasa.

Ibarat ide yang berkelebat, karena telat dituliskan maka akan susah diingat kembali. Penyakit seorang penulis, adalah memulai menuliskan ide-ide yang beterbangan dalam pikirannya.

Segera ambil alat tulis, gambar ide Anda, kelak gambar tersebut yang akan menuntun Anda untuk menciptakan produk/jasa.

3. INSPIRE

Langkah selanjutnya, ide yang telah dituliskan. Segera ajak orang lain untuk mewujudkannya. Steve Jobs tidak akan pernah membayangkan Apple yang didirikannya akan sebesar ini jika tanpa mengajak atau mengilhami orang lain. Orang pertama yang diajak adalah orang terdekatnya untuk bersama-sama mewujudkan mimpi tadi.

Jika Anda ingin memanfaatkan Digital sebagi media intermediary business, maka Anda butuh pemasok yang dapat dipercaya untuk memproduksi atau mewujudkan ide Anda.

Selamat berbisnis.

(***)

Penulis: Muhammad Awaluddin

Direktur Enterpsise and Business Service Telkom dan juga pemerhati UKM  


PROFIL PENULIS

Muhammad Awaluddin


Muhammad Awaluddin Muhammad Awaluddin

Direktur Enterprise and Business Services Telkom yang juga menjabat sebagai Presiden Indonesia Marketing Association (IMA)


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Resep Sukses di Arena Baru

Sehari setelah peluncuran atau rebranding aplikasi mobile ZAPA, layanan Telkom untuk UKM pada minggu pertama September lalu, saya mendapat amanah penugasan baru di PT Angkasa Pura II (AP II) sebagai ...

Jangan Alergi dengan Pembaruan

Dalam dunia digital, perubahan atau update software sangatlah cepat. Contoh sederhana, begitu smartphone Anda mendapatkan akses wifi pada suatu lokasi, maka muncul pemberitahuan untuk pembaruan (up ...

Konsep TIA untuk Menjadi Pemimpin Digital

“When leaders communicate, threre are no second chances. Leaders have to tell the truth, define its zone and ask people to respond.“ (D. Mark Schumann) Sewaktu memulai menulis artikel ini, ...

Teknologi Digital sebagai Energi Bisnis

“Merdeka itu dengan memberikan kontribusi nyata dan bermakna. Satu aksi nyata lebih bermakna daripada ribuan kata kata.” (Muhammad Awaluddin) Merayakan hari lahir Proklamasi Kemerdekaan RI ...

Alasan Perlunya Inovasi dan Standarisasi Dijaga dalam Berbisnis

“Disrupt yourself with innovation or somebody else will do..”(Muhammad Awaluddin) Semakin sering naik pesawat, maka semakin sering Anda menikmati pre-flight Safety Demonstration (demo pro ...

Belajar menjadi Pebisnis yang Berkomitmen

“Saya ingin menjadi mata air kehidupan, yang memberikan manfaat dan berguna bagi orang lain,” (Muhammad Awaluddin) Memasuki bulan Agustus, tepatnya tanggal 1 Agustus 2016, saya menghadiri s ...

Mengelola pengalaman dengan 3R

“Ketakutan yang paling naif adalah ketakutan yang berasal dari diri sendiri, seperti takut memulai atau takut mengambil keputusan.” Seminggu terakhir, ramai diperbincangkan di berbagai media ...

Inovasi harus Didukung Bakat dan Mental untuk Sukses

“What separates digital leaders from the rest is a clear digital strategy combined with digital culture and leadership poised to drive the digital transformation.” Dalam beberapa minggu b ...

Berbisnislah secara Efektif dan Efisien

Ramadan 1437H telah berlalu. Tentu banyak hal yang menjadi kenangan dan pengalaman baru selama bulan puasa kemarin. Dan seperti biasa, jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1437H tak kalah serunya. ...

Memenangkan Bisnis Musiman

“Connected Ramadhan, Meraih Berkah bagi Kehidupan. Sambut Indahnya cahaya kemenangan dengan hati ikhlas, satukan tangan merajut salam saling memaafkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H. ...