Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Mendengar Lebih Dalam dan Belajar Lebih Banyak Agar Bisnis Lancar


0

“Do Hard Things, You Can Do Everything” -Muhammad Awaluddin

Perkembangan pelaku bisnis startup, kini semakin menggembirakan. Minat anak muda untuk mengikuti berbagai lomba “coding” juga semakin menjamur. Ini membuktikan bahwa aktifitas bisnis berbasis digital mulai menunjukkan tren positif.

Suatu saat, saya sempat ditanya oleh rekan media tentang definisi Startup itu sendiri. Jika Anda menggunakan mesin pencari di internet, banyak definisi startup yang akan muncul.

Startup, menurut versi wikipedia, diterjemahkan sebagai perusahaan rintisan, merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.

Definisi lainnya, saya mencuplik versi Dave McClure, “a Startup is a company that is confused about ; 1. What its product is, 2. Who its customers are, 3. How to make money”. Ini sangat menarik mengingat startup dianggap sebuah perusahaan yang serba bingung. Produknya tidak pasti, target pasarnya belum jelas serta bagaimana mendapatkan uangnya juga belum jelas.

Terakhir, saya mencuplik definisi ala Steve Blank dari Silicon Valley yang cukup populer, “Startup is an organization formed to search for a repeatable and scalable business model

Intinya, memulai bisnis startup jangan pernah takut melihat yang sudah ada. Aplikasi tersebut dapat menjadi inspirasi untuk modifikasi dan memperbaikinya, atau dalam dunia UKM, istilah yang terkenal adalah ATM ; Amati, Tiru dan Modifikasi. ATM ini juga berlaku dalam startup.

Pada kesempatan lain, pemerintah sebagaimana sambutan Menkominfo Rudiantara dalam seminar Simulasi & Pengaturan Over the Top (OTT) untuk Kemajuan Industri Telematika yang diselenggarakan UNPAD bekerja-sama dengan BUMN pada tanggal 9 Mei lalu, bahwa Pemerintah sangat mendukung lahirnya OTT atau startup lokal.

Dalam kesempatan tersebut, saya yang kebetulan bertindak selaku narasumber menyampaikan bahwa hingga saat ini, dukungan Telkom pada program pemerintah berupa ; National Coverage Broadband Network, Creativity and Innovation Center dan Ecosystem for Digital Society Development.

Sejak 2013, Telkom telah meluncurkan program Indonesia Digital Network (IDN) : 

  1. Optical Transport sepanjang 100.000 km tahun 2020 meng-cover 100% kota kecamatan, 
  2. Indonesia Global Network untuk 2nd Gateway International 2016, 
  3. Peluncuran Satelit Telkom 3S di tahun 2016, Telkom-4 di tahun 2018.

Disamping IDN diatas, Telkom melalui Indigo Creative Nation juga turut mendukung pengembangan industri kreatif digital atau startup dalam bentuk joint innovation academic.

Para pelaku startup ini difasilitasi untuk semakin berkembang. Mereka dapat memanfaatkan fasilitas inkubator bisnis di 3 Creative Centers dan 16 Creative Camps, seperti Bandung, Jakarta, Jogja, Bali, Medan, Malang dan kota lainnya.

Pembentukan Digital Valley ini terinspirasi dari Silicon Valley yang ada di Amerika Serikat. Beberapa startup lokal juga telah lahir dari Digital Valley ini, seperti jarvis-store, elkassa, akunting mudah, dan lain-lain.

Intinya adalah bagi pelaku startup lokal, tidak ada alasan lagi untuk sulit belajar dan berkembang. Kini banyak perusahaan yang memfasilitasi kehadiran startup, bahkan Venture Capital atau lembaga pendanaan pun kini sudah banyak.

Dalam artikel kali ini, saya ingin berbagi bagaimana memulai dan menjaga aktifitas bisnis termasuk bagi startup untuk mampu berkelanjutan (sustainability), yang saya rangkai dalam three ways, Listen – Learn – Lead, sebagai berikut ;

1. LISTEN

Mendengarkan adalah senjata ampuh untuk lebih memahami dan mengetahui akan kebutuhan pelanggan. Mendengarkan keluhan, komplain, kritikan dan masukan dari pelanggan merupakan berkah. Karena tidak menutup kemugkinan, inovasi layanan dapat bermula dari keluhan tersebut.

Startup banyak yang berangkat dari hal ini. Aplikasi yang berseliweran dan sangat banyak jumlahnya , juga tak lepas dari faktor mendengarkan keluhan pengguna dari suatu aplikasi.

Inovasi atau kelahiran sebuah aplikasi baru, biasanya muncul dari masukan atau ketidakpuasan dari pemakaian aplikasi yang ada. Perlu diingat bahwa berbisnis di era digital seperti ini, tingkat loyalitas pelanggan sangatlah mudah beralih. Pengguna begitu mudah mengunduh dan memasang aplikasi, begitu juga sebaliknya mereka akan mudah untuk menghapus aplikasi yang digunakannya.

2. LEARN

Sebagai pelaku startup, selalu belajar adalah kunci untuk bertahan dan berkembang. Simak berbagai pelaku startup yang masih bertahan hingga saat ini, mereka menikmati naik turunnya perjalanan bisnis.

Sesuai dengan definisi startup ala Dave McClure di atas, maka untuk memastikan bisnis berjalan dengan lancar kuncinya hanya dengan belajar. Jangan pernah takut untuk meluncurkan versi update, karena dengan versi terbaru tersebutlah bisnis startup mampu bertahan.

Keinginan pasar sangat mudah berubah berbanding lurus dengan kecepatan penemuan pendukung Teknologi Digital baik dari sisi perangkat keras maupun lunak. Kuncinya, belajar beradaptasi dengan cepat atas perubahan yang ada.

3. LEAD

Penemu aplikasi UBER, Travis Kalanick dan Garret Camp tidak pernah menyangka akan sebesar dan sefenomenal saat ini. Uber berhasil merevolusi bisnis transportasi.

Ide  awal mereka, pada 2008 hanya berangkat dari bagaimana menghubungkan antara calon penumpang dengan mobil rental atau mobil pribadi yang disewakan. Namun kini, kehadiran Uber di berbagai negara justru melahirkan perubahan sistem transportasi publik.

Uber berhasil membuktikan sebagai contoh startup yang kini nilainya mencengangkan dunia. Dikabarkan nilai kapitalisasi pasarnya pada 2015 senilai US$ 62,5 miliar. Luar biasa!

Intinya adalah dengan mampu melakukan inovasi bisnis, mendengarkan lebih dalam dan belajar lebih jauh, maka kelak bisnis Anda bisa menjadi besar dan menjelma sebagai market leader.

Selamat Berbisnis.

(***) 


PROFIL PENULIS

Muhammad Awaluddin


Muhammad Awaluddin Muhammad Awaluddin

Direktur Enterprise and Business Services Telkom yang juga menjabat sebagai Presiden Indonesia Marketing Association (IMA)


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Resep Sukses di Arena Baru

Sehari setelah peluncuran atau rebranding aplikasi mobile ZAPA, layanan Telkom untuk UKM pada minggu pertama September lalu, saya mendapat amanah penugasan baru di PT Angkasa Pura II (AP II) sebagai ...

Jangan Alergi dengan Pembaruan

Dalam dunia digital, perubahan atau update software sangatlah cepat. Contoh sederhana, begitu smartphone Anda mendapatkan akses wifi pada suatu lokasi, maka muncul pemberitahuan untuk pembaruan (up ...

Konsep TIA untuk Menjadi Pemimpin Digital

“When leaders communicate, threre are no second chances. Leaders have to tell the truth, define its zone and ask people to respond.“ (D. Mark Schumann) Sewaktu memulai menulis artikel ini, ...

Teknologi Digital sebagai Energi Bisnis

“Merdeka itu dengan memberikan kontribusi nyata dan bermakna. Satu aksi nyata lebih bermakna daripada ribuan kata kata.” (Muhammad Awaluddin) Merayakan hari lahir Proklamasi Kemerdekaan RI ...

Alasan Perlunya Inovasi dan Standarisasi Dijaga dalam Berbisnis

“Disrupt yourself with innovation or somebody else will do..”(Muhammad Awaluddin) Semakin sering naik pesawat, maka semakin sering Anda menikmati pre-flight Safety Demonstration (demo pro ...

Belajar menjadi Pebisnis yang Berkomitmen

“Saya ingin menjadi mata air kehidupan, yang memberikan manfaat dan berguna bagi orang lain,” (Muhammad Awaluddin) Memasuki bulan Agustus, tepatnya tanggal 1 Agustus 2016, saya menghadiri s ...

Mengelola pengalaman dengan 3R

“Ketakutan yang paling naif adalah ketakutan yang berasal dari diri sendiri, seperti takut memulai atau takut mengambil keputusan.” Seminggu terakhir, ramai diperbincangkan di berbagai media ...

Inovasi harus Didukung Bakat dan Mental untuk Sukses

“What separates digital leaders from the rest is a clear digital strategy combined with digital culture and leadership poised to drive the digital transformation.” Dalam beberapa minggu b ...

Berbisnislah secara Efektif dan Efisien

Ramadan 1437H telah berlalu. Tentu banyak hal yang menjadi kenangan dan pengalaman baru selama bulan puasa kemarin. Dan seperti biasa, jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1437H tak kalah serunya. ...

Memenangkan Bisnis Musiman

“Connected Ramadhan, Meraih Berkah bagi Kehidupan. Sambut Indahnya cahaya kemenangan dengan hati ikhlas, satukan tangan merajut salam saling memaafkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H. ...