Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Menciptakan Keunggulan Berbisnis melalui 3S


0

Business does not get easier, you just get stronger,”. -Muhammad Awaluddin

Dalam salah satu acara di Padang, saya sempat berbincang dengan salah seorang wirausahawan muda yang sedang mengembangkan aplikasi untuk sistem jualan online yang diberi nama Pasa Padang. Dari namanya, sudah bisa ditebak bermakna Pasar Padang.

Pemuda tadi mengembangkan aplikasi tersebut setelah melihat bahwa semakin lama, masyarakat semakin berkurang belanja ke pasar tradisional. Kebetulan orang tua pemuda tadi adalah pedagang yang sehari-hari jualan di pasar tradisional kota Padang. Sehingga dia mencoba menawarkan model belanja di Pasar Tradisional dengan order melalui online. Area layanan memang terbatas, hanya untuk lokal padang.

Masyarakat tinggal memesan barang sehari-hari via online, lalu dia mengantarkan barang tersebut ke pemesan sekaligus menagih pembayarannya. Masih sangat sederhana memang, namun saya yakin ide ini akan semakin berkembang. Yang pasti, dia sudah berani merubah model bisnis yang dilakoni orang-tuanya dengan memanfaatkan teknologi digital.

Berbicara fenomena Revolusi Digital, kini pelaku bisnis start-up Indonesia mulai tumbuh. Beragam aplikasi berhasila dibuat oleh pelaku start-up  tersebut. Bukan hanya di kota besar seperti Jakarta dan Bandung, namun menjangkau ke seluruh Indonesia.

Mengutip buku “Zero to One: Membangun Startup Membangung Masa Depan”, yang ditulis oleh Peter Thiel dan Blake Masters yang diterbitkan versi terjemahannya oleh Gramedia, bahwa Teknologi baru cenderung datang melalui eksperimen baru dari usaha-usaha startup. Prinsip usaha startup mengharuskan bekerjasama dengan orang lain, dengan menjaga skala usaha tetap kecil agar mampu menjaga konsentrasi dalam mengelolanya.

Lebih lanjut, Peter Thiel yang juga sebagai pendiri PayPal, memberikan nasehat kepada pelaku startup dalam memajukan usahanya, sebagai berikut:

1. Buat Kemajuan Bertahap,

2. Tetap ramping dan fleksibel,

3. Tingkatkan persaingan dan

4. Fokus pada produk, bukan pada penjualan.

Buku Zero to One ini cukup menarik untuk dijadikan sumber inspirasi atau pembelajaran. Penulis buku mengungkapkan bahwa adalah fakta semua perusahaan sukses itu berbeda.

Dia memberikan contoh Google dibandingkan dengan bisnis penerbangan di Amerika. Bahwa Google bisa sukses karena dia bermain sendiri, bandingkan dengan maskapai penerbangan yang banyak pesaing. Alhasil Google mampu meraup keuntungan jauh lebih besar dibandingkan dengan maskapai penerbangan yang ada.

Sebuah kalimat inspiratif yang dituliskan oleh Peter Thiel, Jika Anda ingin menciptakan dan mendapatkan nilai yang langgeng, jangan membangun sebuah bisnis dengan komoditas yang tidak memiliki keistimewaan.

Saya tidak ingin meresensi lengkap buku tersebut di sini, namun dalam artikel kali ini saya ingin berbagi bahwa apapun bisnis yang tengah dirintis, sekecil apapun skalanya, haruslah memiliki keunggulan dibandingkan dengan pesaing.

Lantas bagaimana wirausahawan mewarnai pengelolaan bisnisnya agar tetap unggul ? Saya mencoba meramunya dengan konsep Three ways: Spirit – Strategy – Sinergi, sebagai berikut:

1. SPIRIT

Semangat atau spirit dalam menetapkan tujuan berbisnis adalah sangat penting. Semangat adalah ruh untuk menuntun kita menjalani perjalan bisnis.

Sebagaimana quotes pada pembuka di atas, bisnis tidak menjadikan semuanya mudah, namun menjadikan Anda lebih kuat.

Mahasiswa saat ini banyak yang memiliki semangat luar biasa. Tidak lagi ingin menjadi pencari kerja (job seeker) tetapi justru ingin langsung membuka bisnis, mempekerjakan orang lain (job creator). Jika spirit ini muncul dan massive, maka Indonesia akan semakin makmur.

2. STRATEGI.

Apakah semangat cukup dalam berbisnis? Tentu saja tidak. Bisnis membutuhkan strategi. Strategi inilah yang akan membukakan perbedaan dan keunggulan dalam dibandingkan pesaing.

Dengan kemajuan teknologi digital yang semakin pesat, wirausahawan tidak perlu lagi takut dalam menentukan model bisnis yang akan dilakukannya. Memilih model bisnis intermediary atau pihak ketiga juga sangat menjanjikan.

Sudah banyak contoh pelaku bisnis seperti ini, contohnya penyelenggara transportasi darat online (taxi dan ojek) yang tidak perlu membeli ribuan motor dan merekrut pengendara, cukup menyediakan aplikasi dan menjadi intermediary, maka bisnisnya sudah bisa jalan.

3. SINERGI

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Peter Thiel di atas, bahwa pelaku startup wajib bekerjasama dengan pihak lain. Sinergi ini sangat penting. Sinergi dapat mengefektifkan jalannya bisnis.

Sama halnya dengan pelaku bisnis intermediary pada point 2, bahwa mereka akan menjalin sinergi dengan banyak pihak. Lembaga keuangan untuk urusan pengelolaan keuangan, agency iklan untuk menarik pengiklan lebih banyak, pemasok dan lain-lain. Intinya dengan sinergi dapat mempermudah proses bisnis lebih lanjut.

Selamat berbisnis. 


PROFIL PENULIS

Muhammad Awaluddin


Muhammad Awaluddin Muhammad Awaluddin

Direktur Enterprise and Business Services Telkom yang juga menjabat sebagai Presiden Indonesia Marketing Association (IMA)


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Resep Sukses di Arena Baru

Sehari setelah peluncuran atau rebranding aplikasi mobile ZAPA, layanan Telkom untuk UKM pada minggu pertama September lalu, saya mendapat amanah penugasan baru di PT Angkasa Pura II (AP II) sebagai ...

Jangan Alergi dengan Pembaruan

Dalam dunia digital, perubahan atau update software sangatlah cepat. Contoh sederhana, begitu smartphone Anda mendapatkan akses wifi pada suatu lokasi, maka muncul pemberitahuan untuk pembaruan (up ...

Konsep TIA untuk Menjadi Pemimpin Digital

“When leaders communicate, threre are no second chances. Leaders have to tell the truth, define its zone and ask people to respond.“ (D. Mark Schumann) Sewaktu memulai menulis artikel ini, ...

Teknologi Digital sebagai Energi Bisnis

“Merdeka itu dengan memberikan kontribusi nyata dan bermakna. Satu aksi nyata lebih bermakna daripada ribuan kata kata.” (Muhammad Awaluddin) Merayakan hari lahir Proklamasi Kemerdekaan RI ...

Alasan Perlunya Inovasi dan Standarisasi Dijaga dalam Berbisnis

“Disrupt yourself with innovation or somebody else will do..”(Muhammad Awaluddin) Semakin sering naik pesawat, maka semakin sering Anda menikmati pre-flight Safety Demonstration (demo pro ...

Belajar menjadi Pebisnis yang Berkomitmen

“Saya ingin menjadi mata air kehidupan, yang memberikan manfaat dan berguna bagi orang lain,” (Muhammad Awaluddin) Memasuki bulan Agustus, tepatnya tanggal 1 Agustus 2016, saya menghadiri s ...

Mengelola pengalaman dengan 3R

“Ketakutan yang paling naif adalah ketakutan yang berasal dari diri sendiri, seperti takut memulai atau takut mengambil keputusan.” Seminggu terakhir, ramai diperbincangkan di berbagai media ...

Inovasi harus Didukung Bakat dan Mental untuk Sukses

“What separates digital leaders from the rest is a clear digital strategy combined with digital culture and leadership poised to drive the digital transformation.” Dalam beberapa minggu b ...

Berbisnislah secara Efektif dan Efisien

Ramadan 1437H telah berlalu. Tentu banyak hal yang menjadi kenangan dan pengalaman baru selama bulan puasa kemarin. Dan seperti biasa, jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1437H tak kalah serunya. ...

Memenangkan Bisnis Musiman

“Connected Ramadhan, Meraih Berkah bagi Kehidupan. Sambut Indahnya cahaya kemenangan dengan hati ikhlas, satukan tangan merajut salam saling memaafkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H. ...