Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Memenangkan Bisnis Musiman


0

Connected Ramadhan, Meraih Berkah bagi Kehidupan. Sambut Indahnya cahaya kemenangan dengan hati ikhlas, satukan tangan merajut salam saling memaafkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H.” -Muhammad Awaluddin




Bagi orang marketing maupun pelaku bisnis, bulan Ramadhan adalah the biggest seasonal event di Indonesia. Bayangkan dari sisi pergerakan ekonomi yang berputar pada bulan tersebut. Bahkan banyak pelaku bisnis yang sudah jauh-jauh hari menyiapkan berbagai strategi pemasaran menyambut Ramadhan.

Sebulan penuh, aktifitas umat muslim yang menjalani ibadah puasa, tak lepas dari pantauan pelaku bisnis yang ingin menyasar berbagai peluang bisnis didalamnya. Iklan baik melalui media online maupun konvensional berlomba menayangkan kreatifitas untuk menarik perhatian target pasarnya.

Adjie, salah satu member dari www.smartbisnis.co.id, pelaku UKM yang bergerak dalam bisnis batik (Instagram/IG: playwithbatik) mengaku bahwa selama Ramadhan kemarin omzetnya naik tiga kali lipat. Penjualan terbesar didapatkannya melalui pemanfaatan jejarin sosial Instagram. Untuk meningkatkan penjualan, dia rajin mengikuti tren fashion muslim, serta aktif memanfaatkan social media maupun promosi secara offline.

Selain memanfaatkan Instagram, pelaku UKM juga memanfaatkan social media lainnya seperti Facebook dan Twitter (saya mengistilahkan dengan FIT: Facebook, Instagram dan Twitter) dalam memasarkan produknya. Umumnya media sosial dimanfaatkan sebagai media promosi. Sedangkan untuk transaksi pembayaran maupun order, biasanya pelaku UKM menggunakan nomor HP dan transfer via ATM.

Baca juga: Kekuatan Connected di Ramadhan

Masing-masing penggunaan media sosial tadi memiliki keunggulan, misalnya penggunaan Facebook (FB) yang sangat mudah. Jumlah pengguna FB juga sangat luas dan banyak. Pelaku UKM dapat dengan mudah upload foto serta menggunakan fasilitas chat untuk berkomunikasi dengan konsumennya. Sehingga tidak heran, jika UKM paling banyak memanfaatkan FB dalam memasarkan produknya. 

Lain lagi dengan Instagram yang mengandalkan foto dan video. Foto yang ditampilkan dapat diperindah dengan mudah. Ini yang menjadi daya tarik konsumen dalam melihat-lihat foto produk, ditambah fasilitas video meski dengan durasi terbatas namun cukup membantu pelaku UKM dalam memasarkan produknya.

Begitu pun dengan Twitter. yang meskipun terbatas hanya 140 karakter, namun mengingat kecepatan update cuitannya sehingga beberapa pelaku UKM juga memanfaatkan Twitter sebagai media promosi. Fasilitas trending topic kadang menjadi penarik perhatian bagi pengguna Twitter untuk langsung klik.

Tentu saja masih ada beberapa media sosial lainnya (path, youtube, pinterest, dll), namun yang paling populer dimanfaatkan oleh pelaku UKM adalah FIT diatas.

Selain FIT diatas, pelaku UKM juga sudah mulai banyak memanfaatkan marketplace yang ada, seperti blanja.com, jarvis-store, bukalapak, tokopedia dan lainnya. Buka dan kelola akun, lalu upload gambar terbaik, selanjutnya  mengirim produk sesuai dengan order tepat waktu dan pembayaran akan lebih variatif baik menggunakan layanan pembayaran khusus seperti Finpay, maupun dompet virtual lainnya atau menggunakan layanan kartu kredit dari perbankan.

Dalam artikel kali ini, saya ingin berbagi three ways concept dalam mengelola bisnis yang memanfaatkan waktu-waktu tertentu (seasonal event). Bukan hanya bulan Ramadhan, tetapi termasuk event tematik lainnya. Saya memilih konsep Review – Refresh – Renew, sebagai berikut:

1. REVIEW

Selalu mengevaluasi kondisi pemasaran selama event berlangsung. Bagi pelaku bisnis ritel, stok menjadi penting. Mereka paling takut kebanyakan stok yang akan menumpuk di gudang. Stok harus lancar. Mereka akan selalu me-review item-item produk yang menjadi best-seller dan produk potensial untuk dikembangkan di masa depan. Sebaliknya, produk yang tidak mendapat respon pasar, akan langsung didelete atau modifikasi.

Untuk sektor pelaku UKM kuliner, menu andalan menjadi perhatian khusus agar pada event-event tertentu harus benar-benar siap dipasarkan. Porsi menu andalan ada baiknya ditambah sekian persen untuk memenuhi kelebihan permintaan.

2. REFRESH

Berdasarkan hasil review diatas, maka tidak ada salahnya melakukan refresh terhadap produk yang dimiliki. Ingat, pesaing Anda juga memantau tren pasar. Mereka tidak akan tinggal diam untuk melakukan perubahan dan perbaikan.

Bukan hanya produk yang harus disegarkan, namun akun media sosial juga harus menjadi perhatian untuk diperbaiki. Seasonal event selalu memiliki tematik khas dan unik. Seperti ketika di bulan Ramadhan, warna hijau mendominasi penggunaan warna karena dianggap mewakili warna yang lebih islami, juga lebih sejuk. Tentu seasonal event lainnya akan memiliki warna khas masing-masing. Inilah pentingnya melakukan refresh, agar bisnis tidak ketinggalan jaman atau salah kostum.

3. RENEW

Terakhir, jangan pernah takut untuk membuat produk yang baru jika produk Anda tidak direspon oleh pasar. Begitu juga dengan strategi pemasaran yang memanfaatkan media sosial.

Aplikasi-aplikasi media sosial maupun komunikasi lainnya, kini sangat cepat berubah. Dulu BBM menjadi andalan dalam berkomunikasi dengan pasar, lalu berubah dengan kehadiran WAG (Whatsapp grup), kini aplikasi Telegram juga tak kalah menarik dengan fitur super group dengan 5000 member. Aplikasi digital sangat cepat berubah. Strategi bisnis Andapun juga harus siap-siap untuk berubah.

Selamat berbisnis!

(***) 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Resep Sukses di Arena Baru

Sehari setelah peluncuran atau rebranding aplikasi mobile ZAPA, layanan Telkom untuk UKM pada minggu pertama September lalu, saya mendapat amanah penugasan baru di PT Angkasa Pura II (AP II) sebagai ...

Jangan Alergi dengan Pembaruan

Dalam dunia digital, perubahan atau update software sangatlah cepat. Contoh sederhana, begitu smartphone Anda mendapatkan akses wifi pada suatu lokasi, maka muncul pemberitahuan untuk pembaruan (up ...

Konsep TIA untuk Menjadi Pemimpin Digital

“When leaders communicate, threre are no second chances. Leaders have to tell the truth, define its zone and ask people to respond.“ (D. Mark Schumann) Sewaktu memulai menulis artikel ini, ...

Teknologi Digital sebagai Energi Bisnis

“Merdeka itu dengan memberikan kontribusi nyata dan bermakna. Satu aksi nyata lebih bermakna daripada ribuan kata kata.” (Muhammad Awaluddin) Merayakan hari lahir Proklamasi Kemerdekaan RI ...

Alasan Perlunya Inovasi dan Standarisasi Dijaga dalam Berbisnis

“Disrupt yourself with innovation or somebody else will do..”(Muhammad Awaluddin) Semakin sering naik pesawat, maka semakin sering Anda menikmati pre-flight Safety Demonstration (demo pro ...

Belajar menjadi Pebisnis yang Berkomitmen

“Saya ingin menjadi mata air kehidupan, yang memberikan manfaat dan berguna bagi orang lain,” (Muhammad Awaluddin) Memasuki bulan Agustus, tepatnya tanggal 1 Agustus 2016, saya menghadiri s ...

Mengelola pengalaman dengan 3R

“Ketakutan yang paling naif adalah ketakutan yang berasal dari diri sendiri, seperti takut memulai atau takut mengambil keputusan.” Seminggu terakhir, ramai diperbincangkan di berbagai media ...

Inovasi harus Didukung Bakat dan Mental untuk Sukses

“What separates digital leaders from the rest is a clear digital strategy combined with digital culture and leadership poised to drive the digital transformation.” Dalam beberapa minggu b ...

Berbisnislah secara Efektif dan Efisien

Ramadan 1437H telah berlalu. Tentu banyak hal yang menjadi kenangan dan pengalaman baru selama bulan puasa kemarin. Dan seperti biasa, jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1437H tak kalah serunya. ...

Kekuatan Connected di Ramadan

"Barang siapa bertaqwa kepada Allah, nisaya Allah memberikan kepada mereka jalan keluar (atas segala persoalan), dan diberi rizki dari tempat yang tidak terduga. Barang siapa bertaqwa kepada Al ...