Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Mengenal Lebih Jauh Sosok Naufal Raziq, Penemu Energi Listrik dari Pohon Kedondong


0

Kondisi anak-anak zaman sekarang seringkali banyak yang membuat kita khawatir. Generasi penerus seolah-olah sulit untuk meneruskan perjuangan orang terdahulu. Namun tidak semuanya demikian. Jika mau membuka mata, banyak potensi anak-anak dan remaja di luar sana yang seharusnya lebih kita fokuskan dan apresiasi. Seperti sosok anak muda yang satu ini.

Sosok Naufal Razik memang bukanlah sosok remaja sensasional layaknya Awkarin dan YoungLex, yang punya banyak follower di media sosial dan selalu ramai diperbincangkan di mana-mana. Tapi Naufal Razik telah mampu memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan di lingkungannya. Berangkat dari kekhawatiran akan minimnya pasokan listrik di desanya, remaja yang kini berusia 15 tahun ini berinisiatif untuk ‘menciptakan’ aliran listrik dari sumber lain. Hebatnya, sumber listrik yang berhasil diolah oleh Naufal adalah pohon kedondong. Yuk mengenal lebih jauh lagi sosok anak ajaib dari Aceh ini beserta penemuannya bareng Hipwee News & Feature!

Berawal dari minimnya listrik di desa Tampor Paloh tempat Naufal tinggal, ia mencari tahu bagaimana menemukan listrik dengan cara sederhana

Meskipun sudah 72 tahun Indonesia merdeka, desa Tampor Paloh kecamanatan Simpang Jernih, Aceh hingga saat ini masih sulit mendapatkan energi listrik. Inilah yang awalnya mendorong inisiatif Naufal untuk menemukan sumber energi listrik lewat benda di sekitarnya. Yang luar biasa, Naufal bahkan memulai percobaan-percobaan kecilnya ketika ia masih duduk di bangku SD lho!

Ketika mengikuti pelajaran IPA di kelas, ia mengetahui bahwa asam dapat menghantarkan listrik. Ia kemudian melakukan percobaan pada kentang. Karena kadar asam yang sedikit ia berinisiatif bahwa kandungan asam pasti ada juga di pohon dan akan membawa zat asam yang lebih besar. Awalnya ia mencoba pohon mangga, namun tidak cukup kandungan asamnya. Kemudian ia pun beralih pada pohon kedondong pagar yang ternyata cukup efektif menghantarkan listrik.

Kisah luar biasa Naufal ‘mencari’ listrik bukan tanpa kendala. Listrik dari pohon ini awalnya sempat sulit dipulihkan karena kadar asam yang tidak stabil

Mengubah asam menjadi energi listrik ternyata tak semudah yang kita bayangkan. Kadar asam di pohon yang cenderung tidak stabil dan sulit terpulihkan menjadi kendala Naufal dalam mengembangkan pohon listriknya. Naufal kemudian mencari alternatif dengan mencontoh sistem solar cell. Sistemnya yaitu dari pohon, energi disimpan dengan battery charging, kemudian baru dialirkan ke penerangan. Hasilnya pun diharapkan bisa menjadi stabil dan bertahan lama.

Selama ini pohon listrik yang dikembangkan Naufal memang baru sebatas mengalirkan langsung 0,5 1 Volt per elektroda yang dipasang pada rangkaian pohon kedondong. Aliran listriknya pun tergolong belum cukup stabil dan lama kelamaan bisa mengalami drop. Proses pemulihan kadar asam pohon secara alami pun cukup lambat. Sehingga penemuan Naufal ini hingga saat ini masih terus dikembangkan.

Penemuan Naufal pun jadi sorotan dan mengundang perhatian dari Pertamina dan pemerintah

Penemuan listrik dari pohon kedondong atau yang bisa disebut dengan tree energy ini juga mengundang perhatian Pertamina. Naufal kemudian bekerjasama dengan pertamina untuk mengembangkan tree energy agar bisa digunakan dengan efektif oleh warga desa. Hingga saat ini tree energy sudah bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan listrik ke sekolah, beberapa fasilitas umum desa terpencil dan warga desa yang minim penerangan.

Nggak hanya itu, Pertamina bahkan sangat mengapresiasi inovasi yang dibuat oleh Naufal. Pertamina pun berkomitmen untuk membiayai Naufal hingga kuliahnya dan terus bekerjasama mengembangkan penemuannya ini.

Jika diperhatikan, potensi anak-anak Indonesia ini tergolong luar biasa lho! Justru dari keadaan yang sulit, mengeluh bukanlah satu-satunya yang bisa dilakukan. Mencari solusi dan mengatasinya adalah hal yang seharusnya dilakukan untuk mengatasi kesulitan. Seperti Naufal yang berawal dari kondisi listrik yang belum mengalir di desanya, dari situlah ia bisa menciptakan solusi dan menciptakan penemuan baru yang bahkan bisa bermanfaat untuk masyarakat luas.

(***)

Sumber: hipwee.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Harta Rp 4 Miliar Hasil Berjualan Sayur Dipakai untuk Beramal

Keterbatasan bukan halangan untuk selalu bisa berbuat baik. Hal inilah yang dilakukan seorang wanita sederhana yang berprofesi sebagai penjual sayur di Taiwan, Chen Shu-chu. Meski memiliki gaya dan ...

Belajar Sukses dari Elon Musk, Sang Pendiri Paypal

Elon Musk, pengusaha terkenal sekaligus pendiri dari PayPal, SpaceX dan Tesla Motors. Saat ini beliau adalah CEO dan CTO dari SpaceX, CEO dan Arsitek Produk Tesla Motors dan Ketua SolarCity. Musk t ...

Hobi Menulis? Ini Daftar Gaji Jadi Seorang Penulis!

Kamu hobi menulis? Ini dia daftar pekerjaan penulis yang paling banyak mendapat bayaran tinggi di Amerika Serikat. Dikutip dari Business Insider, dari Occupational Information Network ...

Media Dakwah Berbuah Rupiah

Salah satu bidang bisnis yang berjaya di tengah gejolak konsumen generasi muslim (GenM) belakangan ini adalah fashion. Bisnis busana muslim terutama di segmen kaum hawa memang meningkat potensinya, te ...

Profesi Makeup Artist Kian Menjanjikan

Profesi sebagai makeup artist (MUA) sangat menjanjikan, baik sebagai pekerjaan utama maupun sampingan. Bayarannya tak main-main, bisa mencapai puluhan juta rupiah sekali rias. Karenanya banyak orang t ...

Dari Jualan Kentang, Pemuda Ini Raih Untung Puluhan Juta

Makanan kekinian datang silih berganti. Ada yang bisa bertahan, ada juga yang kalah bersaing. Di tengah maraknya makanan galaxy yang hits, pemuda asal Malaysia, Hasif Othman, bertahan dengan ide bisni ...

Kisah Anak Yatim Miskin yang Berhasil Jadi Miliarder Kaya Raya

Jika saat ini kamu adalah orang yang mudah menyerah menerima kenyataan tanpa mau berusaha untuk mengubah kenyataan itu, maka itu adalah kesalahan besar dalam hidup kamu. Menjadi sukses dan berhasil da ...

Intip Kerajaan Bisnis Milik Valencia Tanoesoedibjo

Nama Hary Tanoesoedibjo belakangan ini sedang hanga-hangatnya di media tentang kasus ancaman jaksa. Namun sisi lain dari sang raja media ini memang selalu menarik perhatian nitizen, terutama tentang k ...

Penjual Nasi Padang itu Kini Jadi Presiden Singapura

Pada Rabu (13/9/2017) besok, Halimah Yacob, 62 tahun, akan dilantik menjadi Presiden Singapura untuk masa jabatan enam tahun ke depan. Politikus senior itu menjadi presiden perempuan pertama Singapura ...

Yoseph, Pemulung yang Bangun Dua Sekolah Gratis untuk Anak Miskin

Di mana ada kemauan pasti akan ada jalan. Peribahasa atau pepatah klasik itu pantas disematkan kepada Yoseph Orem Blikololong (57). Bagaimana tidak, pemulung asal Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ...