Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Max Gunawan, Putra Indonesia Pencipta Lampu Lumio yang Inovatif


0

Pengalaman hidup selalu memberikan pelajaran yang terbaik bagi seorang manusia. Dengan pengalaman hidup tersebut kita bisa mengetahui banyak hal serta belajar agar tidak mengulangi kesalahan yang pernah kita perbuat. Selain itu dari pengalaman hidup pulalah, terkadang seseorang bisa membangkitkan kemampuan yang terpendam dalam dirinya.

Hal ini terjadi pada seorang profesional muda sekaligus tercipta dari lampu inovatif Lumio, Max Gunawan. Pria asli Indonesia yang telah lama menghabiskan masa pendidikan di Amerika ini berhasil mengembangkan sebuah #teknologi lampu yang memiliki fungsi beragam. Bahkan lampu Lumio yang ia ciptakan telah diakui dan mendapatkan penghargaan tingkat dunia.

Keberhasilannya dalam merancang lampu Lumio, tak lepas dari pengalaman hidup yang memaksa dirinya untuk berpikir kreatif dalam menciptakan sesuatu. Selengkapnya tentang kisah Max Gunawan hingga berhasil menciptakan lampu inovatif Lumio, bisa rekan-rekan simak pada artikel di bawah ini.

Inspirasi Dari Masa Kecil Max Gunawan

Max Gunawan lahir dari sebuah keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu pekerja. Menghabiskan banyak waktu untuk bekerja di luar rumah, membuat Max kecil merasa sering sendirian dan berfikir bahwa orang tuanya tidak mempunyai waktu yang cukup bagi dirinya. Namun pemikiran tersebut perlahan mulai luntur setelah ia menyadari bahwa orang tuanya bekerja demi keberlangsungan pendidikan dirinya.

Yang menarik adalah, meskipun ia merupakan anak tunggal namun satu pendidikan hidup yang selalu ditanamkan oleh orang tuanya yakni untuk bisa mandiri dan bekerja keras jika menginginkan sesuatu. Hal tersebut terbawa ketika masih berada di bangku sekolah dasar, ia sering melihat teman-temannya memainkan robot yang diberikan oleh orang tua mereka. Namun karena tidak mempunyai robot serupa, ia mulai mengolah otak bagaimana ia tetap bisa bermain meski tanpa merepotkan orang tua.

Akhirnya ia membuat sendiri beragam mainan, seperti salah satunya mobil-mobilan yang berasal dari jeruk Bali yang dibawakan oleh sang ayah. Dari situlah bakat dan ketertarikan Max di bidang desain mulai tumbuh.

Berkarir di Amerika

Setelah menamatkan pendidikan, Max Gunawan lantas mendapatkan kesempatan untuk bekerja di salah satu perusahaan desain besar yang ada di San Francisco, Amerika Serikat. Dengan kemampuannya di bidang manajemen, ia berhasil mendapatkan posisi yang cukup strategis yakni sebagai Senior Project Manager di perusahaan tersebut. Dengan jabatannya ini, ia mendapatkan tanggung jawab dalam hal mengelola efektivitas biaya produksi perusahaan.

Setelah beberapa tahun menjalani karir, pada dasarnya posisi yang telah diraih oleh Max sudah sangat mapan. Terlebih dengan beragam fasilitas dan kemudahan yang ia dapatkan, dapat dikatakan ia sudah berada di zona aman dalam kehidupannya. Namun justru di waktu inilah panggilan jiwa yang sesungguhnya dari seorang Max Gunawan bangkit. Meneruskan keinginan terpendam yang pernah ia bayangkan di bidang desain, dalam benaknya tercetus untuk membuat bisnisnya sendiri.

Mulai Mengembangkan Lampu Lumio

Dari situlah ia mulai mencari-cari produk apa yang paling tepat untuk ia kembangkan saat itu. Setelah berpikir, akhirnya yang terlintas dalam benaknya adalah membuat sebuah produk lampu multifungsi yang kemudian ia beri nama lampu Lumio.

Secara umum keunikan dari Lampung Lumio adalah yang pertama dari segi bentuknya yang menyerupai buku. Selain artistik, nyatanya fungsi yang terkandung dalam lampu Lumio juga tak kalah menarik. Lampu ini dapat dijadikan untuk penerangan sekaligus juga objek hiasan bernuansa modern minimalis.

Untuk mewujudkan mimpinya membuat usaha produk lampu Lumio, Max lantas mencari modal lewat sebuah situs crowdfunding, Kickstarter. Tak disangka dari awalnya target pengumpulan modal hanya $20.000, ia justru mendapatkan suntikan modal sebanyak $580.000 di akhir masa kampanye Kickstarter-nya. Tidak hanya itu lewat sebuah reality show bertajuk Shark Tank, Max juga mendapat tambahan modal sebesar $350.000 dari seorang investor bernama Robert Herjavec.

Dari situ ia mulai mencari supplier bahan dasar lampu Lumio. Untuk mengefektifitaskan biaya namun juga mengutamakan kualitas, ia rela mencari dan mengadakan riset di Tiongkok selama 4 bulan lamanya.

Menyabet Beberapa Penghargaan

Setelah produk lampu Lumio jadi dan mulai dipasarkan, ternyata hasil yang didapatkan sangatlah luar biasa. Selain itu, teknologi lampu kreasi Max Gunawan ini ternyata juga mampu menghasilkan beberapa penghargaan bergengsi seperti diantaranya Edison Awards untuk kategori household environment, Red Dot Award di negara Jerman serta Good Desain Award yang diadakan di Australia. Kerjasama khusus dengan Museum of Modern Art New York juga pernah ia raih dari peluncuran produk mini Lumio+.

(***)

Sumber: maxmanroe.com 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Belajar Sukses dari Elon Musk, Sang Pendiri Paypal

Elon Musk, pengusaha terkenal sekaligus pendiri dari PayPal, SpaceX dan Tesla Motors. Saat ini beliau adalah CEO dan CTO dari SpaceX, CEO dan Arsitek Produk Tesla Motors dan Ketua SolarCity. Musk t ...

Hobi Menulis? Ini Daftar Gaji Jadi Seorang Penulis!

Kamu hobi menulis? Ini dia daftar pekerjaan penulis yang paling banyak mendapat bayaran tinggi di Amerika Serikat. Dikutip dari Business Insider, dari Occupational Information Network ...

Media Dakwah Berbuah Rupiah

Salah satu bidang bisnis yang berjaya di tengah gejolak konsumen generasi muslim (GenM) belakangan ini adalah fashion. Bisnis busana muslim terutama di segmen kaum hawa memang meningkat potensinya, te ...

Profesi Makeup Artist Kian Menjanjikan

Profesi sebagai makeup artist (MUA) sangat menjanjikan, baik sebagai pekerjaan utama maupun sampingan. Bayarannya tak main-main, bisa mencapai puluhan juta rupiah sekali rias. Karenanya banyak orang t ...

Dari Jualan Kentang, Pemuda Ini Raih Untung Puluhan Juta

Makanan kekinian datang silih berganti. Ada yang bisa bertahan, ada juga yang kalah bersaing. Di tengah maraknya makanan galaxy yang hits, pemuda asal Malaysia, Hasif Othman, bertahan dengan ide bisni ...

Kisah Anak Yatim Miskin yang Berhasil Jadi Miliarder Kaya Raya

Jika saat ini kamu adalah orang yang mudah menyerah menerima kenyataan tanpa mau berusaha untuk mengubah kenyataan itu, maka itu adalah kesalahan besar dalam hidup kamu. Menjadi sukses dan berhasil da ...

Intip Kerajaan Bisnis Milik Valencia Tanoesoedibjo

Nama Hary Tanoesoedibjo belakangan ini sedang hanga-hangatnya di media tentang kasus ancaman jaksa. Namun sisi lain dari sang raja media ini memang selalu menarik perhatian nitizen, terutama tentang k ...

Penjual Nasi Padang itu Kini Jadi Presiden Singapura

Pada Rabu (13/9/2017) besok, Halimah Yacob, 62 tahun, akan dilantik menjadi Presiden Singapura untuk masa jabatan enam tahun ke depan. Politikus senior itu menjadi presiden perempuan pertama Singapura ...

Yoseph, Pemulung yang Bangun Dua Sekolah Gratis untuk Anak Miskin

Di mana ada kemauan pasti akan ada jalan. Peribahasa atau pepatah klasik itu pantas disematkan kepada Yoseph Orem Blikololong (57). Bagaimana tidak, pemulung asal Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ...

Mahasiswa Manfaatkan Perut Lebah Jadi Yoghurt Anti-Diabetes

Bidang medis menjadi salah satu fokus mahasiswa di Indonesia dalam mengembangkan penelitian dan inovasinya. Belum lama ini, lima mahasiswa di Yogyakarta bahkan mencoba memanfaatkan lebah madu hutan se ...