Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Berbekal Jadi Gamer Profesional, Pemuda Indonesia Raup Ratusan Juta Rupiah


0

Bermain game atau menjadi gamer kerap dipandang sebelah mata. Apalagi bagi anak muda yang terkadang getol main game namun melupakan pendidikan. Hal ini yang kemudian membuat para orang tua tak suka bila anaknya sibuk main game.

Namun hal ini tidak terjadi pada Muhammad Rizky, 19 tahun, remaja yang saat ini menerjuni profesi sebagai gamer profesional. Rizky berhasil menepis keraguan orang tuanya tentang pilihannya menjadi gamer, dengan membuktikan bahwa seorang gamer juga mampu berprestasi.

“Tertarik game sejak kelas 2 SMP. Awalnya cuma buat mengisi waktu luang saat pulang sekolah,” tutur Rizky yang dikenal dengan nickname InYourDream, seperti dilansir dari infonawacita.com, Kamis(07/09/2017).

Dia kemudian mulai serius menekuni game saat duduk di bangku SMA dan menjadi gamer profesional, serta bergabung bersama tim sekolahnya. “Awalnya orang tua nggak setuju. Minta izin susah, karena mereka belum mengerti. Tetapi lama-lama orang tua mengerti juga,” imbuh Rizky.

Sikap orang tuanya berubah saat Rizky mampu memenangkan berbagai kejuaraan yang tarafnya hingga internasional. Rizky memang bukan sembarang gamer. Dia menjadi pemain DOTA 2 terbaik se-Asia Tenggara dengan MMR tertinggi mencapai 9.000 MMR. MMR adalah poin di DOTA 2 untuk menentukan kehebatan skill  pemain itu. Semakin tinggi MMR-nya, semakin hebat pemain itu.

Kepiawaian skill Rizky dalam bermain DOTA 2 dilirik oleh tim asing. Dia kemudian diajak bergabung dengan tim dari luar negeri untuk mengikuti turnamen di Malaysia. Dari pengalaman itu, dia dapat merasakan atmosfer kejuaraan DOTA 2 internasional yang tidak dia rasakan di Indonesia. Menurut Rizky, banyak hal yang perlu dilakukan untuk membangun atmosfer game profesional di Indonesia. Selain dari segi mental, gamer Indonesia juga sering cepat puas. Selain itu, wadah berkompetisi di Indonesia juga dinilai masih kurang.

Pendidikan Jalan Terus

Saat ini Rizky tengah mempersiapkan diri bersama timnya BOOM ID untuk mengikuti kejuaraan DOTA 2 “The International”. Dia bersama tim berlatih dalam satu boot camp selama 8 hingga 10 jam sehari. Untuk mengusir kejenuhan saat bermain game dia melakukan aktivitas lain di luar game. “Kalau saya sih tiap sore lari,” kata Rizky.

Kini, Rizky mengaku telah memiliki penghasilan sendiri yang terbilang cukup besar untuk remaja seusianya. “Saya per tahun Rp 100 juta, tergantung banyaknya turnamen,” kata Rizky membocorkan penghasilannya sebagai gamer profesional.

Meski demikian, anak bungsu dari tiga bersaudara itu mengaku tetap mendapat uang jajan dari orang tua. “Sebenarnya bukan saya yang minta, orang tua saya terlalu sayang sama anaknya. Mereka senang anaknya sudah bisa menghasilkan uang, tapi mereka selalu berpesan untuk mengutamakan pendidikan,” sambung dia.

Saat ini Rizky terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma jurusan informatika, meski terpaksa mengambil cuti karena harus fokus dalam kejuaraan.

Dia pun memberikan tips bagi mereka yang ingin melangkahkan kaki menjadi  gamer profesional. “Mencapai MMR tinggi itu bisa menjadi jalan pintas pro player di DOTA karena benar-benar membuat tim pro tertarik,” ujar Rizky.

“Kalau kalian memang tahu punya bakat di situ dan mau jadi pro player coba lebih giat. Jangan lupa juga DOTA not last forever, game itu enggak ada abisnya. Kalau saya sih main DOTA oke, pendidikan juga oke,” tambah dia.

(***)

Sumber: Infonawacita.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.

 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Belajar Sukses dari Elon Musk, Sang Pendiri Paypal

Elon Musk, pengusaha terkenal sekaligus pendiri dari PayPal, SpaceX dan Tesla Motors. Saat ini beliau adalah CEO dan CTO dari SpaceX, CEO dan Arsitek Produk Tesla Motors dan Ketua SolarCity. Musk t ...

Hobi Menulis? Ini Daftar Gaji Jadi Seorang Penulis!

Kamu hobi menulis? Ini dia daftar pekerjaan penulis yang paling banyak mendapat bayaran tinggi di Amerika Serikat. Dikutip dari Business Insider, dari Occupational Information Network ...

Media Dakwah Berbuah Rupiah

Salah satu bidang bisnis yang berjaya di tengah gejolak konsumen generasi muslim (GenM) belakangan ini adalah fashion. Bisnis busana muslim terutama di segmen kaum hawa memang meningkat potensinya, te ...

Profesi Makeup Artist Kian Menjanjikan

Profesi sebagai makeup artist (MUA) sangat menjanjikan, baik sebagai pekerjaan utama maupun sampingan. Bayarannya tak main-main, bisa mencapai puluhan juta rupiah sekali rias. Karenanya banyak orang t ...

Dari Jualan Kentang, Pemuda Ini Raih Untung Puluhan Juta

Makanan kekinian datang silih berganti. Ada yang bisa bertahan, ada juga yang kalah bersaing. Di tengah maraknya makanan galaxy yang hits, pemuda asal Malaysia, Hasif Othman, bertahan dengan ide bisni ...

Kisah Anak Yatim Miskin yang Berhasil Jadi Miliarder Kaya Raya

Jika saat ini kamu adalah orang yang mudah menyerah menerima kenyataan tanpa mau berusaha untuk mengubah kenyataan itu, maka itu adalah kesalahan besar dalam hidup kamu. Menjadi sukses dan berhasil da ...

Intip Kerajaan Bisnis Milik Valencia Tanoesoedibjo

Nama Hary Tanoesoedibjo belakangan ini sedang hanga-hangatnya di media tentang kasus ancaman jaksa. Namun sisi lain dari sang raja media ini memang selalu menarik perhatian nitizen, terutama tentang k ...

Penjual Nasi Padang itu Kini Jadi Presiden Singapura

Pada Rabu (13/9/2017) besok, Halimah Yacob, 62 tahun, akan dilantik menjadi Presiden Singapura untuk masa jabatan enam tahun ke depan. Politikus senior itu menjadi presiden perempuan pertama Singapura ...

Yoseph, Pemulung yang Bangun Dua Sekolah Gratis untuk Anak Miskin

Di mana ada kemauan pasti akan ada jalan. Peribahasa atau pepatah klasik itu pantas disematkan kepada Yoseph Orem Blikololong (57). Bagaimana tidak, pemulung asal Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ...

Mahasiswa Manfaatkan Perut Lebah Jadi Yoghurt Anti-Diabetes

Bidang medis menjadi salah satu fokus mahasiswa di Indonesia dalam mengembangkan penelitian dan inovasinya. Belum lama ini, lima mahasiswa di Yogyakarta bahkan mencoba memanfaatkan lebah madu hutan se ...