Chat with Us

Aktifkan STARBOX

Bagaimana Cara Dua Gadis Kreatif Ini Bangun Bisnis Beromzet Miliaran?


0

Terkadang, seseorang yang sedang berbelanja akan mengalami kebingungan untuk mendapatkan suatu barang yang diinginkannya. Pasalnya, semua barang yang dijual pada hampir semua pusat perbelanjaan menjajakan barang dagangan yang sama. Tidak banyak variant produk yang bisa dipilih oleh konsumen untuk mendapatkan barang yang eksklusif.

Namun, sekarang Anda tidak perlu lagi mengalami kebingungan tersebut saat berbelanja. Hal ini dikarenakan telah hadir konsep berbelanja yang baru. Basha Market yang digagas oleh Devina Sugono dan Christie Erin Harsono ini menawarkan konsep berbelanja yang menyenangkan. Mereka berdua membuat sebuah bazar dengan mengumpulkan semua pelaku industri kreatif untuk menjajakan barang dagangannya pada satu tempat yang ditata dengan konsep yang unik dan menarik. Melalui kegiatan bazar semacam ini, mereka berdua bisa meraup untung hingga milian rupiah. Berikut petikan wawancara dengan mereka berdua.

Apa sih yang melatarbelakangi kalian untuk membuat Basha Market?

Ide untuk membuat basha market muncul ketika ada banyak orang yang mengeluh usai mereka belanja. Kebanyakan mereka adalah teman dekat, keluarga hingga teman-teman yang baru kenal mengatakan kalau dirinya kecewa usai berbelanja. Pasalnya, mereka tidak mendapatkan barang sesuai dengan yang diinginkannya. Berbeda ketika mereka berbelanja online, saat berbelanja online mereka banyak menemukan barang-barang yang unik sesuai dengan kebutuhannya. Dari kondisi tersebut akhirnya tercetus sebuah ide untuk membuat sebuah bazar yang mempertemukan para pelaku industri kreatif dengan konsumen secara langsung dalam suatu event.

Apa tantangannya ketika pertama kali membuat event bazar?

Banyak sekali yang meragukan kemampuan kami berdua. Terlebih, bazar yang diusung hanya untuk menjajakan barang dagangan para pelaku industri kreatif. Pasalnya, industri kreatif tidak memiliki segmen pasar yang cukup luas. Industri kreatif masih belum dikenal oleh banyak orang, seperti halnya industri otomotif, telekomunikasi ataupun fashion yang sudah memiliki target pasar tersendiri.

Selain itu, kemampuan kami berdua benar-benar diremehkan karena memang masih muda dan mereka takut event semacam ini tidak akan mampu menarik minat banyak konsumen. Tapi, kami berdua justru semakin tertantang untuk membuktikan kepada mereka bahwa basha market akan sukses. Hasilnya, event yang digelar dua hari pun mendapat sambutan atau respon yang positif dari masyarakat.

Konsep unik seperti apa yang ditawarkan oleh basha market?

Berbeda dengan konsep bazar lainnya yang sudah ada, basha market menawarkan konsep bazar industri kreatif yang mengedepankan visual experience bagi para pengunjung. Artinya, selain konsumen bisa berbelanja sesuai dengan barang kebutuhannya, mereka juga akan disuguhkan berbagai macam visualisasi bazar yang cukup unik dan tidak pernah ditemui sebelumnya. Jika pada penyelenggaraan basha market yang pertama kami mengusung tema dunia koboi maka pada basha market edisi yang kedua bertema Hyperspace. Konsumen atau pengunjung yang datang diajak untuk berbelanja sembari menikmati visual experience dalam bentuk ruang angkasa yang sangat unik yang telah disiapkan oleh panitia.

Bisa dijelaskan lebih detail lagi konsep uniknya seperti apa?

Berbagai macam keindahan design yang sudah disiapkan oleh tim adalah salah satu keunikan Basha Market yang tidak bisa didapat di tempat lainnya. Konsep bazar tematik memang bukanlah hal yang baru di Indonesia namun kami mencoba membuat penekanan pada visual experience yang bisa didapat oleh pengunjung. Dalam setiap event yang diselenggarakan, Basha Market hadir dengan berbagai photo booth dan photo wall serta ilustrasi yang menakjubkan sesuai dengan tema yang diusung. Kami ingin membawa para pengunjung yang datang ke Basha Market bisa merasakan sebuah dunia yang baru dan menyenangkan meski hanya sesaat. Melalui konsep hyperspace, para pengunjung diberi kesempatan untuk menjelajahi ruang luas sebesar galaksi ketika mengunjungi Basha Market.

Lantas, pelaku industri kreatif seperti apa yang tergabung dalam Basha Market?

Basha Market merupakan platform utama bagi para pengusaha muda berbakat untuk menjangkau konsumen mereka melalui sebuah acara menarik yang tidak hanya melayani kebutuhan fashion, kuliner dan gaya hidup saja. Selain itu Basha Market juga menjadi tempat bagi para komunitas lokal yang berbakat dan sangat beragam di Indonesia untuk menunjukkan potensi yang dimilikinya. Sebagai kota dengan perekonomian kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya tentu memiliki pasar industri kreatif yang besar. Pemuda Surabaya harus bisa mendapat tempat dan dibei kesempatan untuk berkipra di industri kreatif.

Kami ingin menyatukan vendor dengan konsumen dan juga memberi ruang komunikasi antara pengusaha dengan komunitas untuk membantu mereka dalam upaya peningkatan brand awareness dan membawa mereka ke tingkatan yang lebih tinggi, hingga diakui secara nasional maupun global. Basha Market diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan serta mempromosikan berbagai talenta lokal yang berbakat.

Ada berapa jumlah vendor yang tergabung dan berapa keuntungan yang didapat dari penyelenggaraan setiap event Basha Market?

Lebih dari 120 vendor ikut berpartisipasi dalam setiap event Basha Market yang digelar agar mereka bisa membuka booth untuk bertemu dengan para penikmat industri kreatif. Selain itu, vendor yang dipilih tersebut juga telah melalui seleksi atau kurasi yang cukup ketat. Pasalnya, ada banyak sekali vendor-vendor yang ingin bergabung dalam penyelenggaraan Basha Market.

Pada event Basha Market yang pertama kali digelar tahun 2014 yang lalu, hampir seratus vendor yang ikut berpartisipasi dengan mengusung tema jalanan broadway. Sedangkan pada event kedua yang bertema hyperspace ada 130 vendor yang berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Solo dan lain sebagainya.

Sedangkan, keuntungan yang berhasil diraup tentu tidak etis untuk menyebutkan nominalnya. Tapi satu hal yang pasti, dalam setiap event Basha Market, total semua vendor berhasil mencapai nilai belanja yang fantastis yakni mencapai kurang lebih Rp 3 Miliar. Selain itu, keuntungan yang didapat cukup untuk membayar semua biaya pengeluaran mulai dari sewa lokasi bazar hingga membayar fee semua crew Basha Market yang terlibat.

Terakhir, apa yang bisa disampaikan terkait Basha Market dan para pelaku industri kreatif?

Basha Market menawarkan konsep one-stop event bagi teman, pasangan dan keluarga untuk berbelanja, makan, nongkrong dan mengapresiasi berbagai talenta lokal di bidang industri kreatif. Oleh karena itu, jika masyarakat ingin mengetahui bahkan ingin mendapatkan berbagai macam barang yang unik dan menarik jangan sampai lewatkan event Basha Market. Pasalnya, ada banyak sekali barang-barang kebutuhan konsumen mulai dari fashion, kuliner dan gaya hidup yang dijual dan dijamin tidak akan mengecewakan. Selain itu, para pelaku industri kreatif juga akan semakin mudah untuk menjangkau konsumen secara langsung. Selamat berbelanja dan menikmati event Basha Market.

(***)

Sumber: studentpreneur.co

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI. 


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Apakah Sukses Selalu Identik dengan Materi?

Sukses adalah pencapaian dari sebuah tujuan. Apakah kesuksesan hidup identik sukses dan kaya raya? Berlayar keliling dunia dengan yatch mewah sambil menikmati santapan mahal? Ke temat-tempat wisa ...

Go Online, Putri Tidak Perlu Lagi Berjualan Door to Door

'Melek' internet bisa menjadi titik balik dalam membangun bisnis, setidaknya seperti yang terjadi pada Putri. Ia adalah pelaku pebisnis usaha kecil menengah (UKM) pembuat boneka anak-anak. ...

7 Pengusaha Muda Indonesia yang Sukses Berbisnis

Menjadi seorang pengusaha yang sukses di usia muda tentu tidak bisa dialami oleh semua orang di muka bumi ini. Untuk mewujudkan hal tersebut, akan dibutuhkan banyak usaha dan juga kerja keras, sebab k ...

Fashion Blogger Ini Terbukti Sukses Berkat Strategi Personal Brand

Personal brand atau citra diri bukan hanya milik orang-orang sukses. Personal brand sesungguhnya hasil proses yang dibentuk secara perlahan, bukan instan. Kini semakin banyak orang menyadari pentin ...

Kisah Inspiratif Chris Gardner, dari Gelandangan Jadi Miliuner

Ketika Chris Gardner dan putranya masih tidur di lantai kasar sebuah toilet umum, ia tidak pernah bermimpi bahwa kisah hidupnya akan diangkat menjadi sebuah film terkenal Hollywood. Awal tahun 1980 ...

Yusuf Mansyur Merambah Dunia Bisnis, Apa Alasannya?

Siapa yang tak kenal dengan Yusuf Mansur? Kepopulerannya sebagai ustad di tanah air mungkin tak kalah dengan para artis sinetron maupun layar lebar di negeri ini. Pria bernama asli Jam’an Nurkhatib ...

Jun Yuan Sukses Kembangkan "11th Hour"

Saat-saat di mana Jun Yuan melihat banyak pedagang yang sia-sia membuang jualan makanannya akibat tidak laku, ia melihat peluang bisnis dengan meluncurkan aplikasi. "Akan ada hari dengan banya ...

Berhenti Jadi Direktur, Kini Malah Sukses Kelola Ratusan Gerai Waralaba

Penganan ayam goreng tepung ala western alias fried chicken sudah lama akrab di lidah masyarakat Indonesia. Waralaba restoran fried chicken asing juga telah menjamur di Tanah Air sejak puluhan tahun s ...

Cerita Inul Daratista Si Pedangdut yang Jago Berbisnis

Belakangan bisnis kue kekinian sedang tren di kalangan para artis Tanah Air. Sebut saja Syahrini, Denada hingga pesinetron Immanuel Caesar Hito juga ikut membuka bisnis kue yang diklaim sebagai oleh-o ...

Julia Gouw, Si Bankir Sukses yang Ditaksir Dunia

Siapa bilang Indonesia adalah negara dengan kualitas sumber daya manusia yang lemah? Banyak bukti bahwa putera dan puteri tanah air memiliki kualitas yang tinggi dan mampu meraih kesuksesan besar d ...