Chat with Us

Aktifkan STARBOX

5 Langkah Cemerlang Bangun Personal Branding untuk Perusahaan


0

Personal branding adalah proses memasarkan diri dan karier melalui suatu citra yang dibentuk untuk khalayak umum. Citra ini kemudian dapat dipresentasikan lewat berbagai jalur, seperti media sosial, blog, situs web pribadi, hingga perilaku di depan umum. Layaknya produk atau jasa, brand personal memberikan gambaran tentang pengalaman yang akan didapat konsumen ketika berinteraksi dengan pemilik brand.

Brand personal yang baik dapat memberikan keuntungan secara dua arah. Pemilik brand bisa membuat produk atau perusahaan miliknya dikenal lebih luas, sementara calon konsumen bisa merasa lebih percaya diri untuk melakukan transaksi. Keuntungan ini juga terbawa ke luar perusahaan, karena jika perusahaan sukses, citra diri akan ikut terangkat.

Banyaknya manfaat menjadikan brand personal salah satu unsur penting dalam strategi wirausaha. Beberapa selebritas seperti Alice Norin bahkan menggunakan personal branding sebagai pendongkrak utama kesuksesan startup mereka. Simak kiat-kiat berikut untuk menciptakan brand personal yang kuat dan bermanfaat bagi perusahaanmu.

Miliki produk yang baik sebelum melakukan branding

Brand personal sebetulnya adalah pedang bermata dua. Ketika pribadi seseorang diasosiasikan dengan suatu produk/perusahaan, maka citra baik dan buruk perusahaan akan turut meningkat seiring semakin dikenalnya pribadi tersebut. Sebagai contoh, sosok Steve Jobs selalu dikaitkan dengan keberhasilan Apple, sementara di sisi lain ada sosok Keiji Inafune yang akan selalu dikaitkan dengan kegagalan Comcept.

Kamu tentu tak ingin memiliki citra yang diasosiasikan dengan keburukan. Karena itu, pastikan bahwa produk dan layanan yang kamu tawarkan memiliki kualitas baik terlebih dahulu sebelum merangkul massa lewat brand personal.

Personal branding yang terencana dan terpercaya

Slogan “jadilah dirimu sendiri” tidak bisa diterapkan begitu saja dalam personal branding. Sama seperti produk, kamu juga harus menunjukkan citra pribadi yang positif di depan publik. Ini bukan berarti kamu perlu berbohong atau bersandiwara, tapi kamu harus tahu kesan seperti apa yang kamu inginkan dalam pandangan orang.

Apakah kamu ingin dikenal sebagai programmer andal? Motivator yang inspiratif? Atau fashionista yang pandai menciptakan tren baru? Temukan kelebihan yang kamu miliki, dan tonjolkan karakteristik tersebut dalam konten-konten (artikel, foto, video, dan sebagainya) buatanmu.

Semakin baik dan banyak konten yang kamu buat, kredibilitasmu dalam bidang terkait juga akan ikut meningkat. Banyaklah membuat konten yang sifatnya membantu orang lain, supaya para calon konsumen bisa merasakan manfaat langsung ketika terpapar brand personalmu.

Kembangkan kepribadian yang positif

Membangun personal branding sama halnya dengan menjadikan dirimu seorang figur publik. Kepribadianmu adalah aset terbesarmu, jadi kamu harus menjaganya agar selalu tampak baik di muka umum.

Luangkan waktu untuk menghadiri acara-acara offline dan bertatap muka dengan orang lain. Di dunia maya, kamu perlu berinteraksi dengan para konsumen secara reguler, misalnya membalas komentar, menjawab pertanyaan, dan sebagainya.

Kamu juga harus menjaga perilaku di media sosial seperti Facebook, Twitter, atau Instagram. Media sosial sejatinya adalah ruang publik juga, jadi apa yang kamu tulis di sana akan dilihat dan dinilai oleh masyarakat.

Saat ini mendokumentasikan perilaku media sosial sudah sangat mudah, jadi kegagalan menjaga perilaku bisa merusak citra perusahaanmu. Bila kamu seorang karyawan, hal ini bisa membuatmu kehilangan pekerjaan.

Jadilah presentable dan searchable

Sebagai figur publik, cepat atau lambat masyarakat pasti akan melihat penampilanmu. Berusahalah untuk selalu tampil layak di depan umum, bahkan meski sebenarnya kamu belum sukses. Layak yang dimaksud bukan berarti harus formal, tapi nyaman dipandang dan dapat menonjolkan keunikan pribadimu.

Tampil layak juga perlu kamu lakukan di dunia maya. Pasanglah foto-foto yang baik di tempat yang sesuai, bahkan kalau perlu sewalah fotografer profesional. Meski pepatah mengatakan “jangan menilai buku dari sampulnya”, orang tidak akan menanggapimu dengan serius bila penampilanmu asal-asalan.

Di samping penampilan, penting juga untuk membuat dirimu mudah dicari di internet. Ini bisa kamu lakukan dengan membuat profil di berbagai situs yang punya jangkauan luas, seperti Facebook, LinkedIn, atau Twitter.

Jagalah agar citramu di media sosial tetap profesional. Kamu boleh posting hal-hal bersifat pribadi sesekali, tapi sikap profesional akan menambah kekuatan brand personalmu.

Gunakan content outreach

Untuk membuat pribadimu dikenal, konten buatanmu harus bisa menjangkau massa sebanyak-banyaknya. Hal ini bisa dicapai salah satunya dengan cara content outreach, yaitu menjalin koneksi dengan orang lain yang bisa membagikan dan mempromosikan kontenmu.

Ada beberapa macam pihak yang bisa kamu ajak bekerja sama, misalnya tokoh-tokoh pakar yang sudah banyak dikenal dalam bidang yang kamu geluti. Bila kontenmu dibagikan atau dikutip oleh seorang pakar, namamu akan menjadi lebih dikenal, sekaligus memunculkan kesan bahwa kamu adalah seorang praktisi yang terpercaya. Jalur content outreach seperti ini biasanya muncul dari kenalan pribadi.

Jenis kerja sama lain misalnya situs media yang menerima artikel tamu. Kebanyakan media tidak menerima artikel atas nama perusahaan (kecuali advertorial atau sejenisnya), namun akan dengan senang hati menerima artikel berkualitas atas nama individu. Tech in Asia Indonesia juga memfasilitasi kerja sama seperti ini lewat fitur Community Post.

Itulah beberapa kiat yang bisa kamu terapkan untuk membangun brand personal yang kuat dan di mata masyarakat. Membangun citra sama seperti bermain peran, kamu harus merancang arahan dan mempersiapkan diri di balik layar, kemudian mengeksekusinya di hadapan publik. Tak lupa kamu juga harus terus mengevaluasi diri supaya bisa memberikan penampilan lebih baik di masa depan.

Manfaat brand personal tidak hanya muncul selama kamu terikat pada perusahaan. Meski kamu sudah meninggalkan pekerjaanmu atau perusahaanmu sudah bangkrut, citra yang sudah kamu bentuk tetap akan tertinggal di masyarakat dan bisa kamu manfaatkan. Karena itu berusahalah untuk selalu menjadi pribadi berkualitas di mana pun kamu berada.

(***)

Sumber: Techinasia.com

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan mendaftar DISINI.

  


PROFIL PENULIS

Socmed Ebis


Ada 0 Komentar

Kirim Komentar


TULISAN TERKAIT

Kampanye Iklan Efektif dengan Segmentasi yang Tepat

Beberapa dekade yang lalu, brand akan menargetkan iklan berdasarkan suatu asumsi yang tidak jelas (dan seringkali salah) tentang pelanggan mereka, sebagai contoh sebuah perusahaan retail fashion onlin ...

4 Faktor Penyebab Pusat Perbelanjaan Tutup, Apa Saja?

Beberapa bulan terakhir, banyak pusat perbelanjaan ternama yang memilih menutup toko mereka. Salah satu contohnya adalah gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Pasaraya Blok M. ...

5 Poin yang Harus Dicermati dalam Pemasaran Online

Sebagai seorang pemilik bisnis, terdapat berbagai metode pengukuran yang penting bagi kamu – seperti bagaimana hasil penjualan kamu bulan ini, dan berapa jumlah karyawan baru yang dapat kamu pekerja ...

Bagaimana UKM Bisa Meraup Untung dengan Sistem Bagi Hasil?

Menjalankan sebuah bisnis tentu membutuhkan dana atau modal sebagai pelicin awal usaha. Terkadang, dana inilah yang menjadi salah salah satu kendala bagi orang yang ingin menjalankan bisnis. Sebena ...

Tips Mencari Rekan Bisnis yang Tepat

Rekan bisnis adalah salah satu penentuan kesuksesan kamu dalam menjalankan bisnis. Memilih rekan bisnis yang tepat adalah salah satu tahap awal untuk sukses dalam menjalankan bisnis.  Tent ...

Ketahui 9 Langkah Membuat Action Plan yang Efektif

Perencanaan adalah persiapan awal menuju tindakan. Setidaknya secara analitis, perencanaan harus dipisahkan dari implementasi sehingga pengambilan keputusan atas kebijakan sangat penting dapat diambil ...

5 Cara Mendapatkan Uang dari Twitter

Ada banyak tujuan mengapa orang gemar menggunakan media sosial. Sebagian besar kalangan generasi muda menggunakan media sosial sebagai sarana untuk berkomunikasi secara eksis dan modern dengan teman-t ...

3 Cara Mudah Membangun Citra Positif Perusahaan dan Pelanggan

Apakah produk atau usaha kamu banyak mendapat komentar negatif? Atau belum mendapat kesan positif dari pelanggan? Nah, saatnya kamu bangun citra perusahaan salah satunya dengan Program CSR. Citr ...

8 Cara Tepat Manajemen Waktu untuk Pebisnis

Time management untuk entrepreneur merupakan hal yang penting dari apa pun, terutama dalam berbisnis. Banyak orang yang menjalankan sebuah pekerjaan tapi mereka lupa tentang time management. Mereka ...

8 Tips Ini Bantu Kamu Tingkatkan Kreatifitas Dan Produktifitas

Meningkatkan kreatifitas dan produktifitas di tempat kamu bekerja bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika kamu dalam kondisi lelah dan stres. Jangankan untuk kamu bisa tingkatkan kreatifitas dan produkt ...